Konsolidasi Bersama Kementerian PU, PERUMDAM TKR Lakukan Evaluasi dan Akselerasi Layanan Air Bersih di Zona Prioritas

Seluruh Peserta Kegiatan Monitoring Outcome Sambungan Rumah (SR) National Urban Water Supply Project (NUWSP) Kabupaten Tangerang PERUMDAM TKR bersama Kementerian PU di TKR Training Center, Kamis, 10 Juli 2025. Dok/Humas Seluruh Peserta Kegiatan Monitoring Outcome Sambungan Rumah (SR) National Urban Water Supply Project (NUWSP) Kabupaten Tangerang PERUMDAM TKR bersama Kementerian PU di TKR Training Center, Kamis, 10 Juli 2025. Dok/Humas

detakbanten.com Tangerang, - Pelaksanaan kegiatan konsolidasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ke Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PERUMDAM TKR) Kabupaten Tangerang dalam rangka Monitoring Outcome Sambungan Rumah (SR) National Urban Water Supply Project (NUWSP) Kabupaten Tangerang serta membahas isu-isu strategis perusahaan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Direktorat Air Minum Kementerian PU serta perwakilan dari PERUMDAM TKR di TKR Training Center, Kamis, 10 Juli 2025.

Penyediaan air bersih merupakan kebijakan dari pemerintah pusat, penggunaan air bersih yang layak tentunya harus berasal dari sumber yang bersih dan aman. PERUMDAM TKR memiliki peran penting dalam menyediakan air bersih untuk masyarakat khususnya Kabupaten Tangerang.

Konsolidasi bersama Kementerian PU ini untuk mengevaluasi percepatan penyambungan SR, khususnya di wilayah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Rajeg. Potensi pelanggan di wilayah tersebut mencapai 24.400, namun sebagian besar unit yang terbangun belum sepenuhnya dihuni, menjadikannya target utama program.

Konsolidasi Bersama Kementerian PU PERUMDAM TKR Lakukan Evaluasi dan Akselerasi Layanan Air Bersih di Zona Prioritase

(Perwakilan PERUMDAM TKR saat memberikan paparan dalam Kegiatan Monitoring Outcome Sambungan Rumah (SR) National Urban Water Supply Project (NUWSP) Kabupaten Tangerang PERUMDAM TKR bersama Kementerian PU di TKR Training Center, Kamis, 10 Juli 2025. Dok/Humas)

Dalam pertemuan tesebut, pihak PERUMDAM TKR menyampaikan paparanya bahwa hingga Juni, jumlah sambungan rumah (SL) yang telah terpasang mencapai 6.131 atau sekitar 25,5% dari total target. Capaian ini masih di bawah ekspektasi karena adanya sejumlah kendala, di antaranya kebiasaan penggunaan air tanah oleh masyarakat serta belum tercapainya target pembangunan jaringan retikulasi, yang baru terealisasi 30% dari target 45%.

Beberapa kendala yang dihadapi di lapangan antara lain adalah keengganan masyarakat untuk beralih dari air tanah serta kecenderungan menunggu program promo. Oleh karena itu, manajemen menetapkan target pemasangan SR yang tersebar di tiga wilayah, dengan fokus utama di Zona C atau wilayah Rajeg.

Konsolidasi Bersama Kementerian PU PERUMDAM TKR Lakukan Evaluasi dan Akselerasi Layanan Air Bersih di Zona Prioritasws

(Perwakilan dari Kementerian PU saat sesi diskusi dan tanya jawab dalam Kegiatan Monitoring Outcome Sambungan Rumah (SR) National Urban Water Supply Project (NUWSP) Kabupaten Tangerang PERUMDAM TKR bersama Kementerian PU di TKR Training Center, Kamis, 10 Juli 2025. Dok/Humas)

Dengan adanya pertemuan tersebut, Kementerian PU memberikan masukan bahwa diharapkan PERUMDAM TKR dapat melakukan sosialisasi yang lebih masif, agar masyarakat mengetahui adanya menggunakan air jaringan perpipaan. Selain itu, harapannya tidak hanya menjaga kinerja pelayanan PERUMDAM TKR tetap optimal, namun juga mendukung implementasi Memorandum of Understanding (MoU) antara PERUMDAM TKR, Kementerian PU, dan pemerintah daerah, serta memastikan keberlanjutan pelayanan air bersih yang merata dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. (Adv)

Go to top