"Suhu panas yang terjadi adalah fenomena wajar di bulan April dan Mei," tulis, dari keterangan akun resmi Instagram BMKG @infoBMKG, Sabtu (6/5/2023).
BMKG juga menyebut secara normal, di bulan-bulan ini terjadi peningkatan suhu maksimum harian. Hal ini dipengaruhi gerak semu matahari, sebuah siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun.
"Selain itu, sebagian besar wilayah Indonesia kini memasuki musim kemarau. Didominasi angin monsun Australia, umumnya bersifat kering dengan kelembaban udara kurang, cuaca cenderung cerah dan kurangnya tutupan awan," tambahnya.
Pada kondisi ini, intensitas radiasi matahari dapat optimal diterima permukaan bumi sehingga meningkatkan panas udara permukaan.
