Dua Orangutan Asal Jawa dievakuasi ke Pusat Rehabilitasi Bukit Mas Besitang Langkat
detakbanten.com, MEDAN - 2 orangutan berasal dari Sumatera (Pongo abelii), yakni Asto dan Asih dievakuasi BBKSDA Sumatara Utara ke Pusat Rehabilitasi Orangutan dan Primata Lainnya di Bukit Mas Besitang, Kabupaten Langkat untuk menjalani proses karantina dan rehabilitasi.
Sejumlah Desa Terisolir Pasca Banjir Bandang NTT, Terima Bantuan Menggunakan Heli
detakbanten.com JAKARTA – Pasca Banjir Bandang yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/4) lalu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. (H. C.) Doni Monardo segera memberikan instruksi untuk pengerahan helikopter, instruksi ini diberikan pada saat tiba di Maumere untuk melakukan tinjauan pada Senin (5/4). Keputusan ini diambil guna melakukan percepatan penanganan banjir bandang di NTT.
Dihadiri Dua Mantan Bupati, Hari Jadi Pesisir Selatan Diperingati Secara Sederhana
Detakbanten.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, (DPRD) Pesisir Selatan, menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pesisir Selatan ke-73, Kamis (15/4) di ruang rapat DPRD setempat.
Tinjau Pantai Padang, Doni Monardo Melihat Tempat Bermainnya Kala Muda Rusak Oleh Abrasi
detakbanten.com PADANG - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo mengawali kegiatan kunjungan kerja hari kedua di ‘Bumi Minangkabau’ dengan meninjau pesisir Pantai Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (15/4).
Lagi Asyik Nulis Angka di Warkop Siregar Judi Togel Diciduk Polisi
detakbanten.com TANJUNGBALAI - Team Khusus Anti bandit (TEKAB) Sat Reskrim Polres Tanjungbalai berhasil mengamankan Herman Herijon Sangap Siregar (42) Tersangka Perjudian jenis togel dijalan Asahan ( kedai kopi siregar) kelurahan indra sakti kecamatan Tanjung balai selatan Kota Tanjung Balai,Kamis (15/4/2021).
Gempa Bumi Guncang Padang Lawas dan Danau Toba
Detakbanten.com, PADANG LAWAS - Gempa bumi kekuatan magnitudo 3.5 guncang Kabupaten Padang Lawan, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (15/4/2021) pukul 01.44 WIB. BMKG menyebutkan guncangan gempa tersebut tidak berdampak ke masyarakat.
Jejak Doni Monardo Merawat Benteng Alami Gempabumi dan Tsunami di Pantai Kata Pariaman
detakbanten.com PARIAMAN - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr.(H.C.) Doni Monardo hadir di Pantai Kata, Desa Taluk, Kota Pariaman, Sumatera Barat, saat senja tiba sebelum berbuka puasa pada Rabu (14/4). Kehadirannya itu tentu bukan untuk sekadar ngabuburit sembari menikmati pesona terbenamnya matahari di Samudera Hindia.
Gubernur Sumut Larang ASN Mudik, Melanggar, Siap-siap Kena Sanksi
detakbanten.com, MEDAN - Guna mempersempit ruang gerak pemudik datang ke Sumatera Utara, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan menyekat tujuh pintu masuk ke wilayahnya.
Nias Diguncang Gempa Bumi Kekuatan Magnitudo 5.5
detakbanten.com, NIAS - Gempa bumi tektonik kembali guncang pulau Nias, Sumatera Utara. Kali ini gempa bumi berkekuatan magnitudo 5.5 guncang Kabupaten Nias Barat.
Melongok Tenda Arafah di komplek TVM
detakbanten.com - Ada yang baru di komplek Taman Villa Meruya, Meruya Ilir, Jakarta Barat, komplek perumahan yang mayoritas warganya non Muslim.
Di sana, di atas tanah lokasi peruntukan Mesjid At -Tabayyun seluas 1078 M2, berdiri tenda warna putih seluas 100 M2. Lokasinya, tepat berada di belakang bangunan yang selama ini digunakan sebagai kantor RW. Tenda itu didirikan oleh Panitia Pembangunan Mesjid At- Tabayyun. Tujuannya untuk memenuhi aspirasi warga Muslim di TVM yang
ingin melaksanakan Ibadah Salat Taraweh selama bulan suci Ramadhan 1442 H di komplek itu. Tenda ini sebagai pengganti sementara bangunan Mesjid yang belum terwujud. Tenda Mesjid At-Tabayyun -- begitu tenda itu dinamai oleh panitia — berdiri
satu hari sebelum masuk bulan Ramadhan. Senin (12/3) malam langsung bisa digunakan warga pada malam pertama Salat Taraweh. Suasana mengharukan ketika malam itu dikumandangkan adzan pertama oleh Pandi, anggota sekuriti TVM. Pandi, salah satu dari 50 petugas sekuriti -- semua warga Muslim -- bersama sekurangnya 300 warga
Muslim plus 500 asisten rumah tangga (ART) memang sudah lama mendambakan sarana ibadah di tempat mereka bekerja. Mengharukan karena itulah untuk pertama kalinya ada tempat salat berjamaah bagi warga Muslim di TVM setelah menanti lebih 25 tahun. Salat di dalam tenda dirasakan jamaah maupun penceramah seperti berada di dalam tenda Padang Arafah, Saudi Arabia, yang biasa digunakan jamaah haji menginap saat berwukuf.
Daya tampung tenda itu untuk 100 jamaah. Namun, untuk mematuhi protokol kesehatan, Ketua Panitia, H Marah Sakti Siregar membatasi hanya boleh diisi maksimal 50 % dari kapasitas yang ada.
Setiap hari, sebelum digunakan, tenda itu disemprot disinfektan. Adapun jamaah diwanti-wanti panitia menggunakan masker, dan safnya mengambil jarak minimal 1,5 meter satu sama lain. Selain Salat Taraweh, beberapa warga juga menggunakan tenda itu untuk Salat Subuh dan salat Fardhu lainnya.
Adapun pembangunan mesjid Tabayyun sendiri menurut Marah Sakti Siregar akan mulai dilakukan tahun ini. " Sempat tertunda satu tahun sejak pandemi. Padahal SK Gubernur, IMB dan pembayaran penggunaan lahan Pemprov DKI itu sudah keluar sejak tahun lalu," kata wartawan senior yang kini menjadi Tenaga Ahli di Dewan Pers.
Marah Sakti sekaligus meluruskan soal isu adanya penolakan oleh warga Non Muslim di sana. Menurut Marah, tidak ada satupun warga TVM yang menentang pembagunan Mesjid At Tabayyun. Yang ada, mereka dikasih pilihan salah satu dari dua lokasi yang ada. Warga Muslim memilih lahan hijau terbuka seluas 1078 M2, sedangkan Warga Non Muslim menginginkan lahan yang lebih kecil 314 M2 untuk Mesjid. Lalu, masing -masing pemrakarsa dan pengusul mengurus izin. Yang sudah disetujui Gubernur DKI adalah lahan 1078 M2 untuk pembangunan mesjid.
FKUB -- Forum Kerukunan Umat Beragama-- Jakarta Barat juga sudah keluarkan rekomendasi untuk Mesjid At-Tabayyun.
" Tidak ada masalah, karena Pergub DKI tentang pembangunan Mesjid, hanya mensyaratkan dukungan 90 warga umat Muslim dan 60 tokoh masyarakat. Yang mendukung lebih dari itu," kata Marah Sakti.








































