Ada 5 Kecamatan ZONA Merah HIV / Aids

Ada 5 Kecamatan ZONA Merah HIV / Aids

detakbanten.comPANDEGLANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang menetapkan ada sebanyak lima Kecamatan di Kabupaten Pandeglang yang masuk dalam zona merah penyebaran penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) / Acquired Immunodeficiency Syndrome (Aids), Penetapan zona merah tersebut diakibatkan oleh terdapatnya 2 atau lebih kasus yang terkena penyakit tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Penyakit Dinkes Pandeglang Firmansyah mengatakan, dari ke lima Kecamatan yang masuk zona merah penyebaran penyakit HIV dan Aids yaitu Labuan, Panimbang, Sobang, Carita dan Pulosari.

Pihaknya mengaku sejumlah Kecamatan tersebut sedang dilakukan pemantauan secara intensif agar tidak terjadi penyebaran secara meluas.

"Memang Hal itu tentunya mengundang kekhawatiran tersendiri, karena dari tahun ketahun data pengidap penyakit HIV/AIDS ini tiap tahunnya tak mengalami penurunan, seperti di tahun 2013 terdapat 27 kasus serta di tahun ini juga jumlahnya sama." ungkapnya, saat di acara penyuluhan penanggulangan penyakit HIV/Aids yang digelar oleh Komisi Penanggulangan Aids (KPA) di aula Kantor Desa Banyubiru, Kecamatan Labuan, Senin (22/12).

Lanjut kata Firman, adanya penyakit tersebut bukan berasal dari Pandeglang, akan tetapi lebih banyak diakibatkan oleh orang-orang yang bekerja baik itu di luar daerah atau bahkan diluar Negeri yakni sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW), namun mengenai mereka disana bekerja sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) atau tidaknya, belum dapat dipastika.

"Untuk upaya yang dilakukan dalam pencegahan penyebaran HIV ini kami sering melakukan sosialisasi seperti ini kesetiap Kecamatan, agar Masyarakat memahami bagaimana pencegahan penyakit itu,"katanya.

Firman menambahkan, Untuk menanggulangi menyebarnya virus tersebut, Pihaknya selain memang terus melakukan penyuluhan juga bekerjasama dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Pandeglang, agar dapat melakukan pelatihan-pelatihan keterampilan, agar tidak bekerja sebagai PSK, karena memang banyak dari mereka beralasan ketika menjadi pengidap penyakit tersebut balik lagi karena diakibatkan oleh faktor ekonomi.

"Selain itu pola pembinaan juga dilakukan oleh KPA Pandeglang,"ucapnya.

Ditempat yang sama Camat Labuan Agus Rianto mengatakan, pihaknya sangat mendukung dengan kegiatan yang dilakukan tersebut, karena itu sangatlah penting dalam pencegahan penyebaran penyakit tersebut.

"Kegiatan ini sangat bagus, dalam memberikan pengetahuan tentang pencegahan penularan HIV/AIDS,"katanya.

 

 

Go to top