Bank BJB Labuan Didemo

Bank BJB Labuan Didemo

detakbanten.com PANDEGLANG, Bank Bjb Cabang Kecamatan Labuan di demo oleh salahseorang nasabahnya yang mengerahkan massa, Rabu (17/12). Demo dipicu karena adanya dugaan mempermainkan nasabah yang melakukan pinjaman, dengan cara diperlambatnya pencairan dana pinjaman.

Pantauan dilapangan, para pendemo kurang lebih ada sekitar 20 orang. Selain membawa pengeras suara, para pengunjuk rasa juga membuat poster yang bertulisakan mengecam pimpinan Bjb, dalam aksi tersebut juga dikawal ketat oleh pihak kepolisian dari pihak kepolisian setempat.

Nasabah Bank Bjb Wahyu Ns mengatakan, pihaknya sangat kecewa dengan sikap dari pihak Bank, sebab hal ini seperti mempermainkan pelanggan, padahal dia mengaku sudah puluhan tahun menjadi nasabah Bjb Labuan. Selain itu kata dia, keterlabatan pinjaman ini juga seolah-olah dibuat-buat karena dari sebelumnya tidak seperti ini.

"Saya lakukan pinjaman sebesar Rp 900 juta namun saat ini baru diberikan Rp 450 juta, sisanya sampai sekarang belum dicairkan, sehingga hal ini tidak sesuai dengan kontrak pinjaman,"ungkapnya.

Lanjutnya kata Wahyu, dengan adanya masalah tersebut dirinya mengaku kecewa, bahkan dari hasil musyawarah yang dilakukan juga belum ada titik temu, kapan dana pinjaman itu akan dicairkan.

"Kalau belum ada kejelasan saya akan lakukan aksi berikutnya lagi, karena saya merasa hak saya belum sepenuhnya diberikan, adapun untuk apa nanti uangnya itukan hak saya karena saya juga pinjam dengan jaminan,"katanya.

Terpisah Kepala Cabang Bjb Labuan Karsa Sutisna mengatakan, pihaknya membantah jika tindakan tersebut dilakukan dengan sengaja atau disalahgunakan oleh pihak Bank. Namun kata dia, ada aturan Bank yang sudah ada, bahwa untuk pinjaman kredit investasi umum, khusunya investasi dalam bidang pembangunan, tidak bisa dicairkan keseluruhan sebelum progress bangunanya jelas.

"Seperti dalam masalah ini nasabah pinjam Rp 900 juta dan kami baru berikan dia 50 persen, untuk sisanya kami akan tunggu kemajuan pembangunan oleh pihak nasabah, karena pinjaman tersebut dilakukan untuk pembangunan,"ungkapnya.

 

 

Go to top