Diduga Akibat Tercemar Air Sumur, Warga Mengalami Diare Masal

detakbanten.comPANDEGLANG - Diduga akibat tercemarnya air sumur, sebanyak 34 Warga Kampung Bulagor Desa Bulagor, Kecamatan Pagelaran terkena Kasus Luar Biasa (KLB), yakni diare masal.
Kepala Puskesmas Pagelaran Rita Permatasari mengatakan, pertamakali kasus tersebut terungkap ketika banyak warga kampung tersebut yang berobat ke Puskesmas dengan mengeluhkan sakit diare yang dimulai dari hari Sabtu (8/11) lalu sampai hari ini, hal itu diduga akibat dari tercemarnya air sumur di Desa tersebut. Namun sekarang ini semuanya sudah ditangani pihak medis dan rata-rata sudah dalam kondisi membaik.
"Saat dilakukan pendataan jumlah yang terkena diare masal itu sebanyak 34, dan pada saat itu juga langsung ditangani oleh pihak medis,"ungkapnya saat ditemui di Kantornya, Selasa (11/11).
Lanjut kata Rita, dengan adanya kasus tersebut untuk mengetahui penyabab lebih lanjut, sample air Sumur dari warga sudah dibawa oleh Balai Besar Tekhnologi Kesehatan Lingkungan (BBTKL) ke Jakarta.
"Pada saat itu juga kami langsung laporkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang dan turun langsung ke lapangan dengan membawa tim dari BBTKL untuk memeriksa kondisi air sumur,"katanya.
Hal yang sama juga dikatakan Kepala Seksi (Kasi) Pengamatan Penyakit di Bidang Penangulangan Penyakit (PP) Dinkes Pandeglang, Rita Kusmawati, pihaknya mengaku memang pihak BBTLK Jakarta sudah membawa sample air dari sumur warga untuk diperiksa di laboratorium, untuk memastikan apakah memang mengandung bakteri yang menyebabkan penyakit diare atau tidak.
"Kami juga belum dapat memastikan secara benar yang menyebabkan warga Desa Bulagor terkena penyakit diare masal itu sendiri,"ucapnya.


























