Aminah, salah satu pedagang sayuran dipasar Menes mengatakan, naiknya harga sembako disebabkan permintaan yang cukup tinggi, sebab menjelang masuk bulan suci ramadha. Selain itu juga pasokan barang kurang maksimal.
"Memang kenaikan ada seperti bawang merah, putih mulai adri harga Rp.12.000 sampai Rp. 14.000, cabe merah dan ijo, selain itu sembako yang lain juga mengalami kenaikan,"katanya saat ditemui dipasar Menes, Minggu (15/6).
Lanjut kata Aminah, ada juga sembako yang tidak mengalami kenaikan seperti beras dan telur, sampai saat ini harganya masih setabil.
"Mudah-mudahan nanti setelah masuknya bulan ramadhan harga semabo bisa setabil kembali, dan juga untuk mendapatkan barangnya tidak sulit,"harapnya.
Terpisah Kabid Perdagangan Dinas Perdangangan, Industi dan Pasar (Disperindagpas) Kabupaten Pandeglang, Adi Mulyadi, Mengatakan pihaknya membenarkan kalau harga sejumlah Bahan pokok dan Bumbu dapur mengalami kenaikan, tetapi meskipun kenaikan tersebut bisa dibialng relative stabil dan tidak terlalu melonjak tinggi. Pihaknya juga mengaku kedepan akan selalu melakukan pengawasan terhadap perkembangan kenaikan harag sembako dipasaran, hal itu dilakukan untuk mencegah adanya kenaikan yang terlalu tinggi, yang nantinya dapat memberatkan kepada konsumen.
"Hanya sejumlah bumbu dapur dan bahan pokok yang mengalami kenaikan, seperti bawang merah awang putih, cabe dan cminyak goring kemasan, selain itu harga sembako yang lain masih setabil,"ungkapnya.
