Masyarakat Labuan Dilatih Evakuasi Penanggulangan Bencana

detakbanten.comPANDEGLANG - Ratusan Masyarakat diwilayah Kecamatan Labuan dilatih evakuasi penanggulangan bencana tsunami, oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Kamis (30/10). dengan tujuan agar warga bisa memahami dan mengetahui cara melakukan penyelamatan diri saat terjadinya bencana alam, baik tsunami dan bencana alam lainnya.
Pantauan dilapangan dalam kegiatan simulasi tersebut, ribuan warga yang terdiri dari anak kecil hingga orang tua, diarahkan mengungsi ke tempat yang aman dari bencana alam tsunami. Selain diarahkan ke tempat evakuasi, standar operasional penyelamatan jiwa dan penanggulangan bencana juga diterapkan oleh satuan pihak terkait, diantaranya TNI, Kepolisian, beserta jajaran lainnya.
Pangdam III Siliwangi, Mayor Jendral TNI Dedi Kusnadi Thamim mengatakan, dalam kegiatan yang dilakukan pihaknya tersebut dengan harapan agar Masyarakat memahami dengan cara evakuasi tsunami dan tanda-tanda terjadinya bencana tsunami itu sendiri, agar nantinya jika saat terjadi bencana mereka sudah mengetahui cara dan kemana harus menyelamatkan diri.
"Tentunya harapan yang kita inginkan warga yang dilatih evakuasi penanggulangan bencana ini dapat memahaminya, karena ini juga sangat penting bagi mereka,"ungkapnya saat ditemui dalam acara simulasi evakuasi penanggulangan bencana tsunami di bukit Cieksel Kampung Citanggok Desa Teluk Kecamatan Labuan, Kamis (30/10).
Lanjut kata Dedi, dalam kegiatan tersebut masih banyak hal-hal yang perlu dievaluasi nantinya oleh pihak terkait, karena masih ada beberapa sarana yang belum sempurna, diantaranya sarana infrastruktur menuju tempat evakuasi yang belum menunjang, serta kelengkapan logistik.
"Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat untuk bisa sadar dalam melakukan evakusi jika terjadi bencana, dan cepat menyelamatkan diri ke tempat yang sudah disediakan oleh Pemerintah,"katanya.
Ditempat yang sama Pelaksana Tuga (Plt) Gubernur Banten Rano Karno mengatakan, Banten merupakan kawasan yang rawan akan bencana tsunami. Oleh karena itu, dengan adanya latihan simulasi bencana ini, diharapkan agar kesiapsiagaan warga dalam menyelamatkan diri dapat tertanam dengan baik.
"Penanggulangan bencana merupakan kewajiban bersama, karena penanggulangan bencana merupakan sebuah kebutuhan dan pada dasarnya bencana akan datang. Oleh karena itu, sangat penting bagi warga untuk memahami evakuasi bencana ini,"katanya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Plt Gubernur Banten Rano Karno, Pangdam III Siliwangi Mayor Jendral TNI Dedi Kusnadi Thamim, Kapolda Banten Brigjen M. Zulkarnaen, Komandan Korem (Danrem) 064 Maulana Yusuf Banten Anna Supriyatna, Kapolres Pandeglang, Bupati Pandeglang, BPBD Banten, dan seluruh jajaran Kodam III Siliwangi beserta ribuan warga di Kecamatan Labuan.


























