Print this page

Pegawai Berlatar Belakang Pendidikan Akuntansi Minim Di Pandeglang

Pegawai Berlatar Belakang Pendidikan Akuntansi Minim Di Pandeglang

detakbanten.comPANDEGLANG - Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi mengatakan, di Pemerintahan Kabupaten Pandeglang minim Pegawai yang berlatar belakang pendidikan akuntansi, meskipun ada tetapi jumlahnya tidak begitu banyak, tetapi hal itu tidak menjadi alasan sebagai faktor penghambat dalam melaksanakan sistem akuntansi berbasis Aktual, karena akan selau diberikan pemahaman atau bimbingan-bimbingan dalam pengetahuan pengelolaan keuangan Daerah.

"Tapi itu semua menjadikan semangat bagi kita para pengelola keuangan untuk terus membenahi sistem, meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (Sdm) keuangan, melalui sosialisasi dan Bimbingan teknis, sehingga mampu memberikan solusi terhadap tuntutan zaman dan dinamisnya perubahan peraturan akuntansi Pemerintah Daerah,"ungkapnya, dalam acara Pembukaan Bintek Peraturan Bupati (Pebup) Nomor 44 Tahun 2014, Tentang Sistem Akuntansi Pemerintah Daerah, Selasa(16/12).

Lanjut kata Bupati, pihaknya berharap untuk meningkatkan kualitas penyajian laporan Keuangan ditiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para pegawai agar lebih fokus dan serius dalam mengikuti kegiatan tersebut, sehingga ada sebuah progres yang dilakukan dari hasil Bintek ini.

"Kami ingin para bendahara SKPD yang ikut dalam bintek ini untuk lebih fokus dan serius dalam mengikuti kegiatan ini, sehingga terjadi peningkatan kinerja dan kemampuan dalam pelaporan keuangan,"katanya.

Ditempat yang sama Kabid Akuntansi Dinas Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset (Dpkpa) Pandeglang Sunarto mengatakan, tujuan dari bimtek yang dilakukan tersebut yaitu untuk meningkatkan pemahaman sumber daya manusia (Sdm), tentang pengelolaan keuangan pemerintah berbasis akrual, dan lebih meningkatkan pemahaman mengenai proses penyusunan laporan keuangan.

"Kegiatan ini dilakukan selama tiga hari, untuk jumlah peserta yaitu sebanyak 82 orang dari tiap Skpd. Maka saya berharap agar para peserta dapat memahami materi yang disampaikan oleh narasumber, sehingga nantinya mereka bisa mengeuasai pengetahuan tentang pengelolaan keuangan Daerah,"ungkapnya.