Print this page

Pembangunan Jembatan Cisata Tak Transparan

Pembangunan Jembatan Cisata Tak Transparan

detakserang.comPANDEGLANG - Pembangunan jembatan Cisata di Kampung Pangasinan Desa Pasireurih, Kecamatan Cisata tak transparan. Proyek tersebut tidak terlihat ada papan informasi yang menyatakan tentang proyek itu sendiri. Sehingga sumber program, jumlah anggaran dan pelaksana pekerjaan tidak bisa diketahui.

Padahal kalau setiap pembangunan dari pemerintah itu ada papan informasi, sehingga Masyarakat bisa mengetahui dan turut serta dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan tersebut.

Kepala Desa Pasireurih Cun Cun Sumarna mengatakan, pihaknya sudah mengetahui pembangunan jembatan tersebut. Ada laporan dari pihak pelaksana. Tapi ia kurang hafal menyusul belum ada papan informasi terhadap proyek itu sendiri.

"Ini kan pelaksanaannya baru mulai. Kemungkinan belum sempat untuk memasang plang proyek,"katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (9/10).

Cuncun menjelaskan, pelaksanaan proyek baru dua hari. Dan, diharapkan agar pihak pelaksana proyek segera memasang papan informasi. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui.

"Saya terima informasi dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pandeglang. Namun saya kurang hafal CV, pelaksana proyek tersebut,"ucapnya.

Sementara itu, Camat Cisata Adhariadi mengatakan, memang sudah ada tembusan ke pihak kecamatan. Perusahaan yang melaksanakan proyek tersebut yaitu CV Rismi Jaya. Proyek ini dengan nilai anggaran sebesar Rp3 miliar lebih.

"Ada laporan ke saya. Tapi bukan dari pihak CV terkait yang datang. Saya juga kurang tahu. Hanya dia ngasih tahu kalau pembangunan jembatan akan dilakukan,"katanya.

Ia mengharapkan, pihak pelaksana agar segera memasang plang proyek. Sebab biasanya sebelum dilakukan pengerjaan proyek, papan informasi dipampang terlebih dahulu.

Ia menegaskan, siapapun yang melasanakan proyek harus sesuai aturan. Proyek dilaksanakan tidak asal-asalan.

Menurutnya, pelaksanaan proyek baru dua hari yang lalu. Masalah belum ada papan proyek agar pihak pelaksana memasangnya.