"Perubahan SOTK baru ini tentunya akan menunjang kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan, dan semoga target kerja yang sudah ditentukan bisa tercapai sesuai yang diharapkan bersama,"ungkapnya, dalam acara sosialisasi pembentukan organisasi perangkat Daerah di Aula PKPRI, Selasa(16/12).
Lanjut kata Ida, adapun pengaruh para pejabat yang akan mengisi bagian-bagian dari SOTK baru, tidak akan kekurangan dalam mengisi jabatan tersebut, karena memang dari perhitungan semua telah sesuai.
"Kita juga sudah asesmen dengan LAN (Lembaga Adiministrasi Negara), maka kita akan menunggu hasil siapa yang akan mengisi jabatan, mudah-mudahan semua pejabat tidak ada yang dirugikan dan bisa ditempatkan di masing-masing Skpd,"katanya.
Sementara Kepala Bagian Organisasi Ahmad Taufik Yusuf mengtakan bahwa perubahan-perubahan ini selain dikaitkan dengan beban kerja di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), hasil dari analisis jabatan yang dilaksanakan Bagian Organisasi yang meyimpulan ada beberapa SKPD yang harus dipisah dan ada juga yang digabung.
"Memang ada yang dipisah dan juga ada yang digabung, namun dilihat dari analisis jabatan, memang sekarang ini ada juga tugas pokok dan fungsinya tumpang tindih, karena ada beberapa dinas yang kurang memiliki pegawai sehingga dengan adanya SKPD pemenuhan sumber daya manusianya dapat dikembangkan,"ungkapnya.
