"Sekarang ini di Labuan peredaran upal sudah mulai mengahwatirkan, apalagi di sini ada pasar, sehingga peredaran upal setiap hari selalu terjadi. Untuk itu saya mengimbau kepada Masyarakat agar selalu waspada dengan banyaknya peredaran upal, jika ditemukan diharapkan langsung melaporkan kepada kami," ungkap Ahmad saat ditemui di kantornya, Selasa (20/1/2015).
Banyaknya peredaran uang palsu, kata Ahmad, terjadi pada pedagang kaki lima dan tempat hiburan. Apalagi upal tidak jauh beda dengan uang asli, sehingga jika orang awam sulit membedakan.
Menyoal upal, Camat Labuan Deni Subrata mengingatkan agar masyrakat selalu waspada, terutama bagi para pedagang. "Biasanya yang menjadi target uang palsu itu para penjual, maka saya berharap harus lebih teliti," katanya.
