Proyek Jalan Menes-Pulosari Mulai Dikerjakan

Proyek Jalan Menes-Pulosari Mulai Dikerjakan

detakbanten.comPANDEGLANG - Proyek ruas jalan Menes-Pulosari diwilayah Kecamatan Menes mulai dikerjakan sejak tiga menggu yang lalu, meskipun awalnya mengalami keterlambatan dalam pengerjaan, proyek yang dilaksanakan oleh CV. Kemuning Raya dengan anggaran sebesar Rp. 1,92 milayar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Panndeglang melalui Dinas Bina Marga dan Tataruang (DBMTR) Kabupaten Pandeglang sekarang sedang dikerjakan.

Deden Hertandi, pelaksana proyek CV. Kemuning Raya mengatakan, adanya keterlambatan pengerjaan pembangunan tersebut karena ada perubahan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang disesuaikan dengan keinginan Masyarakat setempat, yaitu adanya pertukaran titik antara betonisasi dengan pengerjaan hotmik.

"Bukan berarti kami dari pihak pelaksana sengaja memperlambat pengerjaan, namun sesuai dengan keinginan wraga setempat yang mengusulkan lokasi pembangunan beton dan hotmik maka ada perubahan RAB, dan untuk menunggu gambar pada perubahan itu membutuhkan waktu yang lumayan lama, maka pengerjaan pembangunan ada sedikit keterlambatan,"ungkapnya saat ditemui dilokasi pembangunan, di Kampung Pamatang Desa Cigandeng, Kecamatan Menes, Jum'at (7/11).

Lanjut kata Deden, untuk sekarang ini baru melakukan pengerasan, dirnya jug mengaku dalam waktu dekat ini akan melakukan sosialisasi terhadap Masyarakat Kecamatan Menes, sebab saat melakukan pengerjaan betonisasi Jalur Menes-Pulosari tersebut akan ditutup sementara demi kelancaran pelaksanaan pembangunan.

"Untuk menjaga kondusifitas dilapangan dan memberikan pemahaman terhadap Masyarakat setra para pengguna jalan, maka dalam waktu dekat ini kita akan melakukan sosialisasi,"katanya.

Ditempat yang sama Pelaksana lapangan dari Rotmiksindo Raya, Rofi mengatakan, dalam pembangunan jlaur Menes-Pulosari tersebut ada dua jenis pengerjaan, yaitu betonisasi dan hotmik. Dirinya mengaku untuk ukuran betonisasi dengan panjang 400 meter, lebar empat meter dengan ketebalan 25 Centi Meter, dan kalau untuk pengerjaan hotmik yaitu panjang 735 meter, lebar tiga meter dengan ketebalan empat Centi Meter.

"Karena memang adanya perubahan titik lokasi yang awalnya pengerjaan hotmik itu dari pertigaan Kadubangkong Desa Purwaraja sampai Kampung Pamatang dan betonisasi dari Pamatang sampai Pulosari, sehingga titik jenis pembangunan itu dirubah, ahirnya dengan proses perubahan lokasi pengerjaan maka ada sedikit keterlambatan,"ungkapnya.

 

 

Go to top