Sejumlah Warga Tolak Pengelolaan Wisata Curug Sawer
kegiatan seminar Kebangsaan yang dilakukan oleh Organisasi Gerbang Bantendetakserang.com- PANDEGLANG, Sejumlah warga Kecamatan Pulosari menolak dengan rencana Pemerintah yang akan melakukan pengelolaan wisata Curug Putri di wilayah Kecamatan tersebut.
Pasalnya, mereka dengan dikelolanya lokasi wisata tersebut dapat menimbulkan dampak negatif dilingkungan sekitar, seperti kemaksiatan yang dilakukan oleh para pengunjung wisata tersebut.
Hasanudin, warga Kiecamatan Pulosari mengatakan, pihaknya bersama warga yang lain sangat tidak setuju kalau wisata Curug Sawer tersebut dikelola, sebab nantinya kalau dibuka untuk umum maka pengunjung dari luar Daerah akan banyak yang mengunjungi wisata itu sendiri, sehingga dihawatirkan nantinya akan menimbulkan banyak kemaksiatan yang terjadi dilokasi wisata tersebut.
"Salah satu alasan kenapa kami menolak rencana pengelolaan wisata itu, karena kami hawatir kalau nantinya kemaksiatan di Daerah kami akan meraja lela, maka dari itu saya bersama warga yang lain sangat tidak setuju,"ungkapnya usai menhadiri Seminar Kebangsaan yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerbang Banten, yang mengusung tema "Konflik sosial, Hak Asasi Manusia dan pencegahan berdasarkan panca sila, di aula Kantor Kecamatan Pulosari, Minggu (24/8).
Lanjut kata Hasan, sekarang ini pengawasan terhadap wisata tersebut hanya ada dipintu masuk yang jauh dari tempat wisata, sehingga dilokasi wisata sendiri tidak terpantau.
"Kami bukan menghalangi rencana pembangunan yang akan dilakukan oleh Pemerintah, tapi kami ingin tahu sejauh mana tanggung jawab Pemerintah dalam menangani hal yang sangat kami hawatirkan apabila wisata Curug sawer dikelola,"tambahnya.
Sementara Camat Pulosari Hidni mengatakan, memang kalau dilokasi wisata ada dampak positif dan negatif, namun hal itu nanti kedepan pastinya akan difikirkan oleh Pemerintah yang akan melibatkan Masyarakat diwilayah itu sendiri.
"Kalau saya setuju-setuju saja rencana Pemerintah yang akan mengelola lokasi wisata itu, jikan kehawatiran yang difikirkan oleh sejumlah Masyarakat tentunya itu akan di musyawarahkan oleh Pihak Pemerintah sendiri,"ungkapnya.


























