"Sejauh ini, kehadiran pada level kepala negara, kepala pemerintahan, atau pimpinan G20 ada 17 hadir. Kita mengantisipasi, sebenarnya bergabung secara virtual. Tapi, ini masih berproses," ujar Teuku, kepada Detakbanten.com, Sabtu (12/11/2022).
Selain negara-negara G20, kata Teuku, semua pihak harus melihat bahwa Indonesia mengundang beberapa organisasi internasional untuk hadir pada KTT ini.
"Kita harus melihat bahwa konteks undangan selain 20 anggota G20, termasuk Indonesia, kita juga mengirim 10 undangan. Saya catat, 8 dari level kepemimpinan yang menyatakan hadir dan 10 organisasi internasional akan dipimpin, katakanlah ketua organisasi itu," lanjutnya.
Ia mengungkap, pemerintah Indonesia mengapresiasi kehadiran kepala negara G20 dan kepala organisasi internasional yang konfirmasi hadir di KTT G20.
