Print this page

Anak Asuh Coach Lingga Lolos Dari Lubang Jarum, Esok Duel Orkil - Ponser Dipastikan Seru

Kesebelasan DLA FC Gondrong Petir, menyudahi permainan All Star Semanan melalui adu penalti dengan skor 8-7. Kesebelasan DLA FC Gondrong Petir, menyudahi permainan All Star Semanan melalui adu penalti dengan skor 8-7.

detakbanten.com, TANGSEL-Tim bertabur keberuntungan DLA FC, kembali meminta korban pada putaran seperdelapan final laga Pakujaya Cup ke 7. Skuad berisi SSB Peru, SSB DLA dan Online Bersatu itu, sukses membungkam kesebelasan All Star Semanan, Jakarta Barat melalui tendangan adu penalti.

Sebab, sepanjang babak reguler yang dilakoni kedua tim, jala gawang masing-masing kesebelasan tetap perawan lantaran kedua tim tak mampu membobol gawang lawan. Bahkan, barisan pemain belakang DLA nyaris membuat prustasi goal getter asing milik All Star, Ebus Angel.

Sementara di kubu DLA Gondrong Petir, juga tak kalah nyali. Kerja sama Asong, Adios dan lainnya, juga kerap membuat ketar-ketir pertahanan yang digalang Junet CS. Namun penyelesaian akhir yang dilakukan penyerang-penyerang yang di support pengacara muda Ilham Akbar Pasau dan Restoran Cak Jojoe BSD Serpong tersebut, buntu ditangan kiper All Star yang dikawal Ronald.

Lima eksekutor yang ditunjuk kedua oficial tim dalam drama adu penalti tersebut, juga berakhir sama kuat dengan skor 4-4, hanya satu eksekutor dari kedua tim gagal menjalankan eksekusi penalti. Wasit pun kembali meminta kedua tim menyiapkan tiga orang untuk penendang penalti. Lagi-lagi ketiga eksekutor dari kedua tim sukses mencetak gol.

Nasib kesebelasan DLA dalam drama adu penalti, juga ditentukan oleh koin yang diundi wasit. Satu eksekutor DLA, Adit, akhirnya menutup drama adu penalti tersebut lantaran sepakannya, tak mampu ditepis Ronald. Wasitpun langsung meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

"Alhamdulillah, kerja keras anak-anak akhirnya mampu memenangkan pertandingan ini," ujar juru racik DLA FC, Lingga Ashadi di Lapangan Pakujaya, Rabu (20/7/2022).

Menurutnya, sepanjang melakoni pertandingan melawan All Star, anak-anak asuhnya itu tetap tampil spartan menghadapi para pemain senior yang ada di skuad lawan. "Ini pertandingan paling berat yang dijalani anak-anak. Kami sangat bersukur menjalani pertandingan ini dengan hasil yang cukup baik," ungkapnya.

Manajer All Star Semanan, Ikbal Husein mengatakan bahwa pemain-pemainnya sudah maksimal menjalani pertandingan. Namun faktor keberuntungan yang belum berpihak kepada pemain-pemain All Star.

"Anak-anak main sudah maksimal, hanya keberuntungan yang belum berpihak ke kita. Insya Allah tahun depan ikut lagi, hari ini belum rejeki kita," singkat Ikbal.

Sekedar informasi, kemenangan DLA melawan All Star dengan skor 8-7 itu, membawa kesebelasan asal Kota Tangerang tersebut melaju keputaran perempat final pada 26 Juli mendatang. Mereka akan berhadapan dengan pemenang antara Banteng FC melawan Pordes Waru Jaya yang digelar Jumat lusa (22/7/2022).

Sementara pada pertandingan esok, Kamis (21/7/2022), dua tim asal Serpong Utara, Orkil FC akan berhadapan dengan kesebelasan Ponser Pondok Serut. Diketahui, kesebelasan Orkil merupakan salahsatu tim yang didalamnya berdiri Anggota DPRD Kota Tangsel Edy Mamat. Diprediksi pertandingan kedua tim bakal berlangsung alot lantaran kedua tim memiliki pemain-pemain dengan materi lengkap disetiap lini.