"Aneh juga kenapa pengelolaan pasar Curug ko hanya parkir saja yang diphak Ketigakan ke PT Aldensya Maju Bersama, perusahaan asal Bogor, sama halnya dengan parkir pengelolaan pasar Sentiong perusahaannya sama," terang Taslim kepada Detakbanten.com.
Taslim mengatakan, kalau memang mau dikelola oleh swasta, jelas pengelolaannya mulai dari parkir, keamanan, kebersihan dalam satu paket, tinggal setoran PAD nya ditarget didalam satu bulan, karena dari hasil penelusuran timnya, saat ini pengelolaan pasar Curug menjadi saling lempar tanggung jawab, sehingga pengunjung dan masyarakat yang dirugikan
"Dibelakang Pasar Curug hampir setiap hari sampah menumpuk, belum lagi didepan pasar Curug, jangan sampai permasalahan sampah di Pasar Curug Pemkab Tangerang yang dirugikan," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Pengelola Kebersihan Pasar Curug mengamuk, dia menuding pihak pasar tidak bisa di ajak kerjasama, dan hanya mengambil setoran dari pihaknya saja.
Tudi Mahari Widiyanto alias Domi merasa pihaknya difitnah telah memungut biaya kebersihan pasar sebesar 5 ribu rupiah.
"Saya merasa difitnah, kepala pasar Curug telah membenarkan adanya pungutan Kebersihan sebesar 5000 rupiah itu", ujar pria yang akrab disapa Domi itu kepada awak media, seusai meluapkan kekesalannya di depan Direktur Operasional Perumda Pasar NKR pada Minggu, (11/9/2022).
