Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kota Serang Anis S. Salam saat ditemui dikantornya, Jumat (22/2/2019).
"Alih fungi itu adalah tanah-tanah non teknis, tanah -tanah yang tidak berproduktif tatkala musim kemarau terjadi kekeringan," jelasnya.
Anis mengatakan, saat ini persawahan di kota Serang yang tidak berproduktif di 6 kecamatan mencapai sekitar 100 hektar. Hal tersebut disebabkan faktor cuaca.
"Tanah tidak produktif, penyebabnya faktor cuaca, di kala musim hujan saja," ujarnya.
Dikatakan Anis, untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya sudah menyiapkan sumur dalam dan embung. Di saat musim kemarau bisa menggunakan sumur dalam.
"Kita sudah membangunkan, dan menyiapkan mesinnya, dan itu harus di rawat dan di pelihara. Karena kalo tidak dipelihara pada saat musim kemarau mesinnya akan macet," tandasnya.
