Dalam kegiatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Bung Wiwik meninjau langsung kondisi pertanian padi dan menyapa para petani yang tengah memasuki masa panen. Ia menyampaikan harapannya agar Kabupaten Sergai bisa memaksimalkan potensi pertaniannya hingga mencapai 6–7 kali panen dalam dua tahun ke depan.
"Saat ini, Serdang Bedagai merupakan kabupaten dengan hasil pertanian tertinggi di Sumatera Utara. Tapi kita tidak boleh puas. Saya ingin pertanian padi kita lebih maksimal lagi,” ujarnya, Minggu (27/7/2025)
Menurut Bupati, hasil panen padi saat ini cukup membanggakan, yakni mencapai 7,5 hingga 8,5 ton per hektare, angka yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam produktivitas pertanian. Ia juga menyoroti dampak positif dari kebijakan pemerintah pusat terkait penetapan harga gabah.
"Masyarakat tentu bersyukur dengan harga HET gabah panen yang ditetapkan Presiden Prabowo, yakni sekitar Rp8.000 per kilogram. Ini sangat membantu kesejahteraan petani,” tambahnya.
Optimisme Bupati Darma Wijaya juga disambut baik oleh para petani. Salah satunya, Hasurungan Sinaga (47), petani asal Dusun V Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, menyampaikan rasa syukurnya atas panen yang melimpah.
"Syukur sekali, hasil panen kami saat ini bisa tembus 7,5 sampai 8,5 ton per hektare. Harga jual juga bagus. Kami berharap, ke depan produksi makin meningkat dan harga tetap stabil,” ungkap Hasurungan.
Ia juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Sergai yang dinilainya konsisten mendukung sektor pertanian, khususnya padi. Menurutnya, dukungan tersebut sangat dirasakan oleh para petani dalam bentuk penyuluhan, bantuan bibit, hingga jaminan harga panen.
Bupati Darma Wijaya menutup kunjungannya dengan optimisme bahwa sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi lokal.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir dan mendampingi petani untuk menciptakan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.(ap).
