Apel ini menjadi yang pertama kali dipimpin oleh keduanya setelah dilantik sebagai kepala daerah pada 20 Februari 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Darma Wijaya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sergai yang terus memberikan kepercayaan dan dukungan kepada dirinya dan Wakil Bupati untuk kembali memimpin Kabupaten Sergai.
"Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang harus kita emban bersama," ujar Darma Wijaya, yang akrab disapa Bang Wiwik.
Darma Wijaya juga berbagi pengalaman saat menghadiri pelantikan kepala daerah dan mengikuti Retreat Kepala Daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
Ia merasa terhormat karena Kabupaten Sergai menjadi yang pertama disebut dalam daftar kepala daerah yang dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Selama delapan hari retreat, Darma Wijaya mengikuti jadwal yang padat, penuh dengan kuliah dari para menteri Kabinet Merah Putih.
Salah satu isu yang dibahas secara intensif dalam retreat tersebut adalah pengelolaan sampah, di mana pemerintah pusat menginstruksikan agar setiap kepala daerah segera mengambil langkah nyata untuk menangani masalah sampah.
"Sebagai tindak lanjut, saya meminta Dinas Lingkungan Hidup untuk segera mengambil langkah-langkah konkret dalam menangani masalah sampah di Kabupaten Sergai," kata Darma Wijaya.
Salah satu langkah awal yang dicontohkannya adalah pembuatan plang peringatan dan imbauan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.
Selain itu, Bupati Darma Wijaya menekankan pentingnya peran kecamatan dalam mengatasi masalah sampah di wilayah masing-masing.
"Kecamatan harus proaktif mencari solusi agar permasalahan sampah tidak menjadi lebih besar dan semakin sulit ditangani," tegasnya.
Tak hanya masalah sampah, Bupati Sergai juga menyoroti kebersihan fasilitas publik, khususnya toilet di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ia mengingatkan kembali bahwa kebersihan toilet adalah cerminan kualitas pelayanan publik yang harus diperhatikan oleh setiap OPD.
Untuk menunjukkan keseriusan dalam hal ini, Pemkab Sergai bahkan pernah mengadakan kontes toilet bersih di masjid dan OPD beberapa waktu lalu.
"Toilet yang bersih bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga mencerminkan karakter disiplin dan kebersihan dari OPD tersebut," ujar Bang Wiwik.
Bupati Darma Wijaya berharap setiap OPD dapat meningkatkan standar kebersihan fasilitas publik yang mereka kelola.
"Jangan biarkan kebersihan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi itu adalah tanggung jawab kita semua," pungkasnya.(ap).
