Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pemkab Sergai mengintensifkan program vaksinasi hewan ternak dan peliharaan sebagai langkah antisipatif terhadap penyebaran penyakit berbahaya seperti Rabies, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), serta Lumpy Skin Disease (LSD).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir. Kamaluddin, M.MA, menegaskan bahwa vaksinasi hewan merupakan bagian penting dari strategi daerah untuk mencegah penularan penyakit dari hewan ke manusia.
"Vaksinasi adalah langkah krusial untuk memutus mata rantai penularan penyakit, terutama Rabies yang bisa mematikan jika tidak ditangani. Ini bagian dari upaya kami menciptakan lingkungan yang aman dan sehat untuk masyarakat Sergai," ujarnya, Kamis (24/7/2025).
Menurutnya, program vaksinasi ini menargetkan berbagai jenis hewan, seperti sapi, kerbau, anjing, kucing, dan kera, yang berisiko terpapar atau menularkan penyakit.
Penyakit seperti Rabies dan PMK sangat mudah menyebar melalui gigitan atau kontak langsung antarhewan, sehingga diperlukan penanganan serius dan terpadu.
Untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan telah menyediakan beberapa titik layanan kesehatan hewan.
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan di tingkat desa melalui petugas peternakan, atau langsung datang ke puskeswan Perbaungan, Jalan Murai Gg. Dokter, Desa Citaman Jernih, Kecamatan Perbaungan
Serta kantor Dinas Ketahanan Pangan, Komplek Perumahan Bumi Sergai, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah
Kamaluddin juga mengimbau masyarakat, khususnya para peternak dan pemilik hewan peliharaan, untuk segera memanfaatkan layanan vaksinasi ini secara aktif.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menunda vaksinasi hewan peliharaan dan ternaknya," ungkap dia. (ap).
