Selain PK Golkar, dukungan Maesyal Rasyied Intan datang dari sejumlah tokoh masyarakat dan alim ulama di seluruh pelosok Kabupaten Tangerang, salah satunya dari Abuya Entoh dan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah Kampung.Cilongok Desa Sukamantri Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang. Seperti diketahui Ponpes Al Istiqlaliyah Cilongok ini memiliki puluhan ribu jemaah yang tersebar di berbagai daerah, baik Kabupaten Tangerang maupun di luar Kabupaten Tangerang. Militansi Cilongok berbasis pesantren dinilai menjadi pendulang suara yang menentukan.
" Kalo saya amati dari pemilu ke pemilu dan pilkada ke pilkada sebelumnya, Cilongok punya daya magis politik. Seperti episentrum dan rujukan bagi kaum santri Tangerang. Militansinya kuat dan gak gampang putar haluan. Ketika Kyainya A, linier diikuti," kata Adib Miftahul Pengamat Politik Dan Kebijakan Publik dari Unis Tangerang saat dimintai keterangan, Rabu 2 Oktober 2024.
Adib menambahkan, dalam pilkada yang dominan ada tiga. Figur, mesin partai politik dan tokoh ulama. Dukungan yang mengalir deras dari sejumlah tokoh seperti ulama Cilongok bisa mengunci kemenangan dan membuat semakin kokoh pergerakan Maesyal Rasyied Intan.
"Pilkada itu yang dominan 3 hal. Figur, mesin parpol dan dukungan tokoh ulama atau public figure. Kalau 3 hal ini bisa dikonversi linier, maka teori kemenangan itu lebih mudah didapat," tambah pria yang juga sebagai direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) ini.
