Diduga Ada Oknum Mafia Menjual Tanah Warga ke Perumahan Puri Harmoni

Diduga Ada Oknum Mafia Menjual Tanah Warga ke Perumahan Puri Harmoni

Detakbanten.com, TANGERANG -- Seorang warga Pasir Ceuri Desa Cikasungka berinisial MT (83) mengaku sebagian bidang tanah miliknya yang tercatat pada Klasiran tahun 1976 diserobot oleh oknum mafia tanah dan diduga kuat di jual ke pihak perumahan Puri Harmoni Cikasungka.

Menurut MRY selaku penerima kuasa dari warga berisial MT (83) bahwa bidang tanah tersebut tercatat pada Klasiran tahun 1967 berlokasi di Pasir Ceuri RT 06 RW 01 Desa Cikasungka Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang Selatan dengan PBB nomor 36.19.012.001.007.0213 0.

"Tanah tersebut merupakan warisan orang tua MT (83) yang berinisial RBR yang sudah almarhum dengan letter C nomor 34 Persil 85. D III. Dengan luas 0662 Dasaire atau 6620 meter persegi," ungkap MRY kuasa dari MT saat meninjau lokasi bidang tanah di Pasir Ceuri, Kamis (1/9/2022).

Lanjut MRY, dari luas bidang tanah tersebut, pihak ahli waris mengaku pernah menjual sebagian bidang tanah tersebut seluas 3.500 meter persegi ke warga Pasir Ceuri berinisial TN.

"Namun ahli waris MT (83) ini mempertanyakan sebagian bidang tanah tersebut kurang lebih seluas 3000 meter persegi yang diduga telah diserobot serta diduga kuat dijual ke perumahan Puri Harmoni Cikasungka," ungkap MRY.

Terkait hal itu, MRY selaku kuasa dari MT, meminta kepada oknum tersebut untuk mengembalikan bidang tanah tersebut kepada pihak ahli waris. Dan akan berusaha meminta keterangan lebih lanjut dari pemerintah setempat.

Disisi lain, warga kampung Pasir Ceuri berinisial SK juga menyoroti terkait analisis dampak lingkungan (AMDAL) atas pembangunan perumahan Puri Harmoni Cikasungka.

SK bilang, AMDAL atas perumahan tersebut perlu ditinjau kembali, sebab sering terjadi longsor dan juga banjir.

"Itu saya rasa perlu ditinjau ulang oleh dinas terkait, dampaknya banjir, bahkan longsor berpeluang besar bisa terjadi," ungkap warga Pasir Ceuri Desa Cikasungka berinisial SK. (Day/Han).

 

 

Go to top