Aliyudin yang diduga pimpinan aliran menyimpang itu, seolah keberatan atas kedatangan puluhan awak media tersebut dan enggan memberikan keterangan ihwal dugaan aliran yang menyimpang atau tidak sesuai dengan kaidah islam.
"No komen, ke kepala desa (Kades) saja," ungkap Aliyudin sembari mengangkat tangan sebagai tanda ia mengusir awak media yang menyambangi kediamannya.

Sementara itu Wirda yang mengaku sang kakak dari Aliyudin mengaku sering melihat kedatangan tamu di kediaman Aliyudin, namun Wirda tak memahami ritual yang dilakukan nya.
"Ini sudah lama, dan sering saya lihat tamu yang datang, tapi saya nggak tahu apa yang mereka lakukan," ujar Wirda saat ditemui lokasi.
Menurut Wirda, tamu yang mendatangi rumah Aliyudin ada dari luar desa maupun luar daerah.
"Ada yang datang dari Balaraja terkadang dari luar daerah seperti Cirebon, namun datangnya itu satu, dua atau tiga orang seperti itu, tidak ramai ramai," tandasnya. (Day/Han).
