Keputusan itu merupakan hasil Rapat Koordinasi secara virtual yang dipimpin Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin, yang juga dihadiri Deputi Menteri Perekonomian, Deputi Kementerian PPN/Bappenas, perwakilan Kemensesneg, Kemenko Maritim dan Investasi, serta jajaran Pemprov Babel, Pemkab Belitung, Pemkab Belitung Timur, pelaku wisata, juga BUMN seperti PLN, Jumat (15/07/22).
"Jadi saya tegaskan, bahwa kegiatan DWG G20 Belitung tidak batal, kita semua tetap semangat untuk menyukseskan acara tersebut," ujar Ridwan Djamaluddin usai mengikuti zoom metting bersama sejumlah kementerian.
Sebelumnya, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengeluarkan surat nomor: B-588/M/D-1/HK.03.02/07/2022 tanggal 4 Juli 2022 yang dalam poin pertama berisi "Berdasarkan hasil koordinasi Kementerian PUPR dengan Kemensetneg dan Kemenko Bidang Perekonomian serta keuangan negara, maka penyelenggaraan Pertemuan Tingkat Menteri Pembangunan G20 pada DWG di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dibatalkan.
Sementara itu, Hayu Sihwati Lestari dari Kementerian Sekretariat Negara pada rapat tersebut mengatakan, surat tersebut hanya ditujukan untuk Kementerian PUPR terkait skema pendanaan percepatan pelaksanaan pembangunan infrastruktur dalam mendukung acara internasional tersebut.
"Tidak ada maksud kami membatalkan kegiatan DWG G20 Belitung, kami hanya ingin memastikan Perpres tidak perlu dilakukan khusus untuk substansi Kementerian PUPR," jelas Hayu. (DN)
