Hanya 21 Wartawan Lulus UKW di Banten
Team Madya bersama penguji dari Dewan Pers Encub Soebekti foto bareng usai UKW di Aula Kadin, Banten, Jum'at - Sabtu (12-13/12).detakbanten.com SERANG - Usai penutupan dan Wisuda Sekolah Jurnalistik Indonesia angkatan pertama PWI Provinsi Banten, dilanjutkan dengan pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan PWI Banten di Aula Kadin selama dua hari tgl. 12 – 13 Desember 2014.
UKW yang berlangsung selama dua hari diikuti sebanyak 26 peserta terbagi 3 wartawan klasifikasi UTAMA ( Pimpred dan penanggung jawab media), 6 Wartawan Kalsifikasi MADYA (Redaktur Pelaksana/Redaktur), 19 wartawan klasifikasi MUDA (Reporter/Jurnalis).
Tim penguji Uji Kompetensi Wartawan (UKW) adalah penguji senior yang ditunjuk langsung oleh Dewan Pers, seperti Marah Sakti Siregar penguji Utama, Encub Soebekti penguji Madya dan delapan wartawan senior penguji Muda.
"UKW merupakan bagian dari sertifikasi wartawan guna meningkatkan kualitas dan menjadikan wartawan professional," jelas Sekjen PWI Pusat Marah Sakti Siregar dalam sambutannya.
Menghadapi era globalisasi dibutuhkan para wartawan yang professional sehingga tidak akan kalah dengan para wartawan dari luar negeri yang nantinya akan bebas bekerja di Indonesia karena Indonesia bagian dari Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
"Dewan Pers dan PWI ingin wartawan bisa bersaing dengan wartawan dari anggota MEA yang nantinya bisa bebas bekerja di Indonesia, makanya sertifikasi ini bagaikan sebuah pengakuan untuk wartawan professional melalui UKW ini." Tutur Marah Sakti Siregar.
Antusias para peserta dalam mengikuti UKW terlihat ketika para penguji memberikan persoalan dan instruksi kepada seluruh peserta, ujian yang dilaksankan persis sama seperti kegiataan suatu perusahaan media dari menyiapkan rencana liputan, rapat redaksi, merancang rubric hingga menjadi Koran siap terbit.
Namun ketegasan para penguji terkadang membuat para peserta harus disiplin waktu dan cepat tanggap terhadap soal yang diberikan oleh penguji, waktu sangatlah penting dalam UKW.
"Benar-benar kita diuji kecakapan sebagai seorang wartawan atau redaktur, kosentrasi penuh sangat penting sehingga soal dan instruksi penguji tidak salah dalam penerapan jawaban," ungkap Cakmien yang mengikuti ujian Madya.
Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ditutup pada hari Sabtu (13/12) di Aula Kadin Banten, dari 26 peserta panitia mengumumkan hasil UKW dengan 21 peserta yang lulus atau kompeten dan 5 peserta belum kompeten.


























