Jepang Bakal Setop Produksi, Ekspor Mobil ke Rusia

Jepang Bakal Setop Produksi, Ekspor Mobil ke Rusia (Foto: VOA Indonesia) Ilustrasi : Sasa/db Jepang Bakal Setop Produksi, Ekspor Mobil ke Rusia (Foto: VOA Indonesia) Ilustrasi : Sasa/db

Detakbanten.com, INTERNATIONAL — Pada Jumat, 28 Juli 2023, Jepang memutuskan melarang ekspor kendaraan ke Rusia mulai 9 agustus 2023. Keputusan ini merupakan langkah yang dilakukan negara-negara G7 dengan latar belakang perang di Ukraina.

Mengutip CNN, "Bekerja sama dengan komunitas internasional, termasuk G7 serta kementerian dan lembaga terkait, kami ingin melaksanakan langkah-langkah tersebut dengan tegas," ungkap Nishimura.

Jepang sudah melarang ekspor kendaraan ke Rusia mulai April. Sementara, keputusan Jepang baru ini diliputi kendaraan baru dan bekas yang dilengkapi dengan mesin 1.900 cc atau lebih, serta mobil listrik, mobil hybrid, dan ban untuk kendaraan besar.

Detail tentang larangan ini akan diumumkan secara resmi sepekan sebelum diberlakukan. Pada 2022, Nilai ekspor Jepang-Rusia mencapai 603,9 miliar yen, melemah 30% dari tahun sebelumnya. Mobil yang kebanyakan kondisinya bekas, menyumbang lebih separuh angka tersebut.

Lalu, pada 2022 ekspor kendaraan bekas 2.000 cc hingga 3.000 cc dari Jepang-Rusia melonjak lebih tiga kali dibanding 2021.

Jepang telah membekukan aset individu dan grup dari Rusia. Selain melarang ekspor sejumlah barang termasuk larangan ekspor kendaraan listrik, Jepang juga melarang ekspor jasa konstruksi dan teknik.

Sebanyak 750 barang ditambahkan ke daftar hitam ekspor Jepang-Rusia, selain mobil ada pula logam, besi, serta fiber.

 

 

Go to top