Kepala Ikan Tilapia 'Grandong' RSI Sangat Diminati Masyarakat, Ternyata Ini Kasiatnya Bagi Tubuh

Gulai kepala ikan tilapia (Grandong)  salah satu hidangan diminati masyarakat. Gulai kepala ikan tilapia (Grandong) salah satu hidangan diminati masyarakat.

Detakbaten.com I SERDANG BEDAGAI - Ikan tilapia atau ikan nila memiliki bentuk yang pipih memanjang dan bersisik kasar. Umumnya ikan ini hidup di air tawar. Rasa ikan tilapia sangat tergantung pada kualitas air dan pakan.

Ternyata ikan nila memiliki nutrisi yang bisa membantu penyembuha jaringan yang rusak. Menjaga keseimbangan hormonhormon dan menjaga kesehatan tulang. Bahkan sangat baik untuk kesehatan kulit, mencegah kerusakan sel dan menjaga penuaan.

Dibanding dengan tubuh, bagian kepala ikan nila justru memiliki kadar protein lebih besar. Selain rendah lemak jenuh yang dapat mengurangi kolesteol. Bahkan bisa menurunkan penyakit kronis karena kepala ikan nila mengandung omega 3 yang paling tinggi.

Regal Springs Indonesia (PT Agua Farm Nusantara) adalah pelopor bisnis budidaya ikan tilapia merupakan salah satu perusahaan pangan yang memperkerjakan lebih dari 2,000 karyawan di Sumatera Utara yang beroperasi sejak 1989.

Ternyata limbah kepala ikan nila berasal dari RSI yang lebih terkenal dengan sebutan kepala ikan grandong menjadi salah satu lauk makan yang paling diminati masyarakat.

Gulai kepala ikan nila selalu dapat kita temukan di warung-warung nasi di sekitar Jalinsum di Serdang Bedagai dan Batu Bara.

Tuti (54) pedagang rumah makan di belakang pos lantas Sei Bamban mengatakan, dirinya sudah 9 tahun menjual kepala ikan nila. Setiap kepala ikan dijual seharga Rp 15 ribu ukuran besar, sedangkan ukuran kecil dijual dengan harga Rp 12 ribu.

"Setiap hari bisa menjual kepala ikan nila sebanyak 3 sampai 5 Kg," ucapnya.

Kata dia, pelanggannya yang makan di warungnya lebih memilih menyantap gulai kepala ikan nila dibanding lauk lainnya yang disajikan nya di steling. Sehingga menjelang siang, gulai kepala ika nila sudah habis terjual.

"Jelang siang sudah habis terjual, mereka kalau belum makan kepala ikan nila kurang pas, karena proteinnya sangat tinggi," papar Tuti.

Terpisah, Processing Plant Director Regal Springs Indonesia, Sri Rusmianawati menjelaskan, ikan tilapia yang dihasilkan Regal Springs mengandung protein yang tinggi dan mengandung vitamin D, rendah lemah, terbebasa dari antibiotik dan bahan kimia, bebas bau tanah, memenuhi standar sertifikasi nasional dan internasional, rasa yang alami, tkstur yang empuk dan tidak lembek, warna daging yang putih bersih, protection glazing 6-8 persen.

“Ikan tilapia dibudidayakan di danau air tawar dan cocok di olah menjadi berbagai macam makaan karena sangat baik untuk kesehatan tubuh bila dikonsumsi,” terang dia. (ap).

 

 

Go to top