Ketua Umum Perserang, Fahmi Hakim membenarkan hal tersebut. Kata dia, laga nanti, masih terkendala izin dari kepolisian. Dimana telah ada edaran, dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), bahwa kepolisian tidak boleh mengeluarkan izin untuk pelayanan atau fasilitas untuk kegiatan PSSI, karena induk olahraga tertinggi sepakbola di Indonesia tersebut, sudah dibekukan pada 17 April.
"Dengan demikian, laga antara Perserang dan Villa 2000 terancam batal," keluh Fahmi
Tapi, Fahmi menyampaikan, dirinya masih berharap izin dari Mabes Polri bisa turun. "Kita tunggu saja sampai besok (hari ini,red). Mudah-mudahan, ada perubahan. Namun, bila tidak ada, mau bagimana lagi. Pertandinga terpaksa dibatalkan dan itu menunjukkan kemunduran olahraga yang dilakukan Menpora dan PSSI," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polres Serang Kompol Yoga Priyahutama dikonfirmasi menuturkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima surat rekomendasi izin dari Mabes Polri terkait pelaksanaan pertandingan antara Perserang dan Villa 2000.
Jadi, jika nantinya panitia tetap memaksakan pertandingan berlangsung, pertandingan akan dibubarkan paksa. "Orang tidak ada izin sama sekali. Itu berarti pertandingan illegal dan kami berhak membubarkannya," kata Yoga.
