Lurah di Tangsel Diduga Sebar Pesan Berbau SARA, Ini Reaksi Tim Pasangan Muhamad-Saraswati

Lurah di Tangsel Diduga Sebar Pesan Berbau SARA, Ini Reaksi Tim Pasangan Muhamad-Saraswati

Detakbanten.com TANGSEL-Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Lurah Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Saidun, diduga menyebarkan pesan berbau Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) pada salahsatu grup WhatsApp beberapa waktu lalu.

Apalagi, pesan berbau SARA tersebut, diduga berisi ajakan agar tidak memilih calon nasrani pada Pilkada Tangsel yang digelar 9 Desember tahun ini.

Sontak, pesan lurah Saidun itu pun menuai tanggapan serius oleh Koordinator Juru Bicara Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel Muhamad-Saraswati, Drajat Sumarsono.

"Isu SARA yang dimainkan oleh oknum Lurah Saidun, saya meyakininya tidak mungkin berdiri sendiri, pasti ada satu gerakkan yang sistematis sehingga oknum lurah tersebut berani memainkan isu SARA tersebut," kata Drajat melalui siaran pers nya yang diterima detakbanten.com, Selasa (6/10/2020).

Drajat jelaskan, isu SARA itu sengaja dimainkan karena pihak yang didukung oleh oknum lurah tersebut panik lantaran melihat gerakan rakyat Tangsel yang yang ingin perubahan.

"Dan perubahan itu hanya bisa terwujud bila rezim pemerintahan berganti, dan peluang terbesar yang bisa mengganti rezim saat ini ada pada Pasangan Muhamad-Saraswati," ungkapnya.

Drajat tegaskan, isu SARA sangat melukai perasaan masyarakat yang memang sudah berupaya keras menjaga kondusifitas yang ada di Tangsel. Terlebih Kota Tangsel kini sudah menjadi kota yang multi kultur lantaran didalamnya terdapat beragam budaya dan agama.

"Saya berharap pihak yang berwenang baik itu Bawaslu dan kepolisian tidak hanya memproses Lurah Saidun saja, tetapi juga menyelidiki siapa Otak dibelakangnya yang memainkan isu SARA ini," tandasnya.

 

 

Go to top