Mayzura Restalia “Maura” Munaf adalah seorang copywritter atau penulis iklan dan materi publisitas di USA. Dirinya dan rekannya Allie Phelan seorang art director tergerak untuk membuka ruang diskusi dan mengangkat isu tuna wisma.
Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh majalah Graphis, sebuah publikasi yang menyajikan berbagai talenta juga kreasi para pekerja kreatif dari berbagai penjuru dunia.
“Di Amerika itu isu tuna wisma sangat-sangat besar. Mungkin di Boston enggak sebesar di New York, tetapi di Philadelphia, (di tempat Allie tinggal), dia sangat meihat dimana-mana banyak banget orang tuna wisma,” kata Maura dikutip detakbanten.com dari VOAIndonesia. Rabu (26/1/2022).
Poster itu bertajuk “Affordable, but Unlivable” atau “terjangkau, tapi tidak layak untuk dihuni” menggambarkan kardus bekas yang diberi harga nol dolar AS.
Kardus tidak layak yang dibuang bekas pakai dari perabot rumah tangga tetapi sangat berharga bagi para tuna wisma yang membutuhkan alas tidur atau bahkan atap yang melindungi mereka di jalanan.
“Kita mikir gitu pada waktu yang sama banyak banget iklan-iklan furnitur, barang-barang rumah yang ada. Dan banyak juga produksi furnitur dan barang-barang untuk rumah. Kita mikir bagaimana kita bisa membawa atau meningkatkan kesadaran terhadap masalah ini,” ujar perempuan berusia 23 tahun ini. (Aip)
