Menkop UKM: Dorong Koperasi di Indonesia Masuk ke Sektor Industri

detakbanten.com, TANGERANG - Koperasi di Indonesia harus mampu melakukan berbagai terobosan, bukan sekadar besar dan melakukan pemberdayaan terhadap ekonomi anggota, melainkan sudah saat nya masuk ke dalam sektor produksi, sehingga koperasi model di Indonesia memiliki karakter serta jati diri berbeda dengan koperasi di negara lain.
Demikian Hal tersebut di sampaikan Teten Masduki Menteri Koperasi dan UKM di acara penyerahan Hibah Rumah Siap Huni dari Koperasi Syariah (Kopsyah) Benteng Mikro Indonesia (BMI) di Desa Laksana, Kampung Bojong, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang pada Rabu (17/3/2021)
Ia juga mengapresiasi Kepada Kopsyah BMI pada program Rumah Siap Huni yang sudah membangun 290 unit rumah siap huni bagi anggota nya yang berada di wilayah Kabupaten Tangerang, Serang, Lebak, Pandeglang, dan Bogor.
"Program yang telah dijalankan Kopsyah BMI dapat menjadi contoh dan direplikasi oleh koperasi syariah lainnya, program ini sangat membantu masyarakat, Khususnya para anggota yang belum memiliki rumah layak huni," Jelas nya
Pihak nya berharap, Kopsyah BMI tidak hanya melakukan kegiatan ekonomi, melainkan juga membangun solidaritas sosial yang tinggi dalam melakukan pemberdayaan masyarakat. Sehingga koperasi akan terus mendorong model sirkuit ekonomi di dalam nya.
"Lewat pembangunan sirkuit ekonomi dapat juga memenuhi kebutuhan anggota nya. (Kebutuhan Kesehatan nya, Kebutuhan beras, bahan material bangunan, dan sebagainya-red)," Ungkap nya
Sehingga, Lanjut nya, dana besar yang dimiliki anggota tidak akan lari kemana-mana. Sejauh ini menurutnya, KSP lebih dominan membiayai sektor perdagangan. Dan adapun pedagang itu mayoritas menjual produk -produk yang dihasilkan usaha besar,” Tandas nya
Lebih jauh teten menjelaskan, ada banyak sektor ekonomi yang bisa di kembangkan oleh koperasi, seperti sektor kelautan dan perikanan, biasa nya sektor ini belum di garap oleh koperasi.
" Ada potensi besar di sini ada ikan tangkap, budidaya ikan, rumput laut, dan lainnya. Bahkan, banyak tempat pelelangan ikan sudah dikelola koperasi,” Pungkas nya
Ia menjelaskan, di UU Cipta Kerja terdapat konsep yang mendorong UMKM untuk bisa menjadi bagian dari industri berbasis teknologi tinggi. Dengan demikian, proses ekonomi dari hulu ke hilir bisa dinikmati koperasi
"Koperasi juga bisa masuk ke sektor produk teknologi, dengan dukungan riset dari BPPT, LIPI, dan perguruan tinggi. Mengapa UMKM di Cina besar, karena mereka mampu membuat komponen-komponen industri, hingga elektronik,” tegas nya


























