Menurut pengakuan Gani pengurus yang tak lain anak dari pemilik pabrik menuturkan, kejadian tersebut tidak ada yang tahu persis tepatnya jam berapa, namun sepengetahuan dirinya saat tiba di pabrik pada pukul 06.00 wib pagi kondisi meja kantor sudah berantakan.

"Saya lihat pembukuan dan berkas-berkas sudah berserakan, serta atap pabrik tepat diatas kantor berlubang," tutur Gani saat dijumpai dilokasi.
Selain kaget melihat atap pabrik yang berlubang,Gani juga dikagetkan dengan uang tabungan beserta bukunya yang raib di gondol maling. " Ya,uangnya memang tidak banyak,sekitar Rp 50 jutaan," katanya.
Sementara, anggota unit reskrim Polsek Tangerang yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan, saat ini pihaknya baru mengecek lokasi belum bisa memastikan pelaku pembobolan lewat mana dalam melakukan aksinya,namun dugaan kuat bisa saja lewat samping kemudian naik ke atap genteng,katanya.
Sampai berita ini diturunkan anggota unit reskim dari polsek Tangerang masih berada di lokasi.
