" Kami menduga ada kejanggalan dalam sistem PPDB di SMA Negeri 3 Curug ini," terang Baya Panggiulan Hatta kepada wartawan saat dihubungi, Senin ( 01/ 07/2019).
Baya mengatakan, selain anaknya, ada siswa berprestasi juara nasional taekwondo bernama Raisa, Baya mensinyalir adanya ketidakberesan dalam penerimaan siswa baru di SMA 3 Curug ini, bahkan dirinya membandingkan dengan SMAN Cikupa, pada penerimaan siswa berpreatasi jumlah pormasinya mencapai angka 50 siswa.
" Awalnya saya sudah memasukan berkas ke SMAN Cikupa, namun karena saat itu ada salah seorang guru yang menyatakan bahwa di SMAN 3 Curug menerima juga siswa berprestasi, makanya saya cabut berkas dan dipindahin ke SMAN 3 Curug " tandasnya.
Baya juga mempertanyakan empat orang pormasi yang dialokasikan untuk empat orang siswa diambil dari perpindahan orang tua, seharusnya sekolah asalnya bukan dari SMAN di Kecamatan Curug , dirinya akan mempersoalkan carut marutnya penerimaan peserta didik baru siswa .
" Bahkan saya juga menduga Web yang ditampilkan di SMAN 3 Curug berbeda dengan Web di SMA lain, kalau di SMAN Cikupa begitu kita buka websitenya langsung tayang, kalau SMAN 3 Curug tampilannya PDF, tidak langsung tayang," tandasnya.
Sementara Kepala kantor cabang dinas (KCD) Dindik Provinsi Banten, cabang Kabupaten Tangerang Lukman, akan segera menindaklanjuti laporan masyarakat, dirinya akan segera mengkonfirmasi ke SMAN 3 Curug.
" Secepatnya akan saya konfirmasi ke SMAN 3 Curug, karena siswa berprestasi harus diprioritaskan." tandasnya.
