Pileg 2024, Kembalinya 'Si Anak Hilang' dari Maharta ke DPRD Tangsel
Aguslan Busro, peraih suara terbanyak ketiga dengan 4.637 suara di dapil Pondok Aren.detakbanten.com, TANGSEL-Caleg DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Daerah Pemilihan 5 Pondok Aren, Aguslan Busro, dipastikan bakal kembali ke kursi parlemen Tangsel. Pasalnya, berdasarkan hasil rekapitulasi ditingkat kecamatan, Caleg asal Partai Golkar nomor urut 8 ini meraup 4.637 suara di dapilnya.
Untuk diketahui, Aguslan Busro bukan pertama kali bakal duduk di DPRD Kota Tangsel. Periode 2014-2019 silam, dia pernah menjabat Anggota DPRD Kota Tangsel dari Partai Hanura. Namun pada Pemilu 2019 dia gagal bersaing memperebutkan kursi DPRD.
Gagal melaju ke DPRD pada 2019 lalu, tak membuatnya lesu darah untuk kembali mengikuti kontestasi Pemilu 2024 ini. Dia pun hengkang dari Hanura lalu memilih Partai Golkar sebagai kendaraan politiknya.
Aguslan mengatakan, tugas-tugas kedepannya sudah pasti akan semakin berat lantaran amanah yang diberikan kepadanya sebagai caleg peraih suara terbanyak ketiga setelah Herna Dwi Kusumawati yang meraih 6.290 suara dan Rahmat Hidayat dengan 12.840 suara.
"Dengan pensiunnya satu periode saya, ternyata masyarakat masih menginginkan saya menjadi pemimpin mereka kembali," ungkap Aguslan di Pondok Aren, Selasa (5/3/2024).
Aguslan ceritakan, konstituen pemilihnya cukup merata dibeberapa kelurahan di Kecamatan Pondok Aren. Mulai dari Pondok Kacang Timur, Pondok Kacang Barat, Pondok Karya, Jurang Mangu Barat dan Kelurahan Pondok Aren.
"Nah disitu kantung-kantung suara saya, ada juga di Perigi. Tapi suara saya merata, setiap kelurahan suara saya ada. Berbeda dengan Hanura. Hanura kan kalau ngak ada, ngak ada beneran. Kalau di Golkar semua ada," terang Aguslan.
Aguslan mengaku, meski perolehan suaranya cukup signifikan, dia belum berencana membuat program bagi masyarakat Kecamatan Pondok Aren. Kendati begitu, Aguslan menyebut akan lakukan penataan lingkungan diwilayahnya terlebih dahulu.
"Ada satu permasalahan di lingkungan saya, semua sudah tau, lingkungan saya (Pondok Maharta-red) itu kan sering banjir. Ini yang harus dicari solusinya agar tidak banjir lagi," ujarnya.


























