Polisi Tangkap Pemuda Yang Menyetubuhi Anak Dibawah Umur

Polisi Tangkap Pemuda Yang Menyetubuhi Anak Dibawah Umur

Detakbanten.com, Tanjungbalai (Sumut) - Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tanjung Balai menangkap Tersangka SA alias Surya warga Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai.

"Tersangka ditangkap dalam Kasus Persetubuhan atau perbuatan cabul terhadap anak atas Laporan Ibu Kandung Korban," Ujar Kasat Reskrim AKP Eri Prasetio SH, Senin (11/4/2022).

Dikatakannya bahwa Perbuatan Pencabulan yang dilakukan tersangka terhadap Bunga (nama samaran, 16 thn) terjadi Pada hari Minggu tanggal 25 Desember 2021 sekira pkl 02.00 Wib di Hotel KM7 Jl. Jend. Sudirman Kel. Sijambi Kec. Datuk Bandar Kota Tanjung Balai.

Sebelumnya pelaku mengenal korban melalui media sosial facebook lalu berpacaran sejak bulan Oktober 2020 sampai dengan bulan Desember 2021, "Selama berpacaran Tersangka sudah melakukan persetubuhan dengan korban lebih dari 10 kali dan yang terakhir kali terjadi dengan cara tsk menjumpai korban di Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Sei Tualang Raso, kemudian pelaku mengajak korban ke Hotel KM7, di hotel tersebut pelaku dan korban melepas pakaian yang digunakannya lalu menyetubuhi korban layaknya suami istri. Mengetahui hal tersebut orang tua korban merasa keberatan dan melaporkan ke polres tanjung balai untuk ditindak lanjuti," Ucap Eri.

Dari hasil Penyelidikan, Tersangka SA sedang berada di Tempat Kerjanya di sekitar Lapangan Pasir Kota Tanjung Balai, Selanjutnya Tim Opsnal Sat Reskrim Yang dipimpin Oleh Kanit Idik II Ipda M Reza Fahrurozy, S.Trk bersama Kanit Idik I Ipda DJH. Manullang langsung menuju Tempat yang dimaksud dan tersangka berhasil ditangkap.

"Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Tersangka selanjutnya dibawak ke Polres Tanjung Balai guna di Proses sesuai Hukum yang berlaku," Terang Eri.

"Terhadap tersangka dipersangkakan pada pasal 81 ayat (2) Subs pasal 82 ayat (1) UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI No. 1 tahun 2016 atas perubahan kedua UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," Pungkasnya. (Gani)

 

 

Go to top