Namun bisnis yang tak biasa itu justru mendatangkan petaka untuk kesehatan Stephanie Matto. Baru-baru ini ia mengalami sesak di dada sampai harus dilarikan ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan dokter ia alami gejala serangan jantung lantaran terlalu banyak kentut.
"Aku pikir aku mengalami stroke dan itu adalah momen-momen terakhirku. Aku melakukannya terlalu berlebihan," katanya, dilansir dari Daily Star, Kamis (6/1/2022).
"Aku tidak bilang pada dokter mengenai (menjual) kentut tapi aku memberi tahu mereka soal diet," lanjutnya.
Setelah menjalani penanganan medis Stephanie Matto diwajibkan untuk mengubah pola diet dan harus meminum obat agar mengurangi kentut yang berlebihan.
Saat menjalankan bisnisnya itu Stephanie banyak mengkonsumsi kacang-kacangan, telur rebus hingga yogurt agar tubuhnya menghasilkan banyak gas.
"Bisa dipastikan apa yang membuatku seperti itu bukan karena stroke atau serangan jantung tapi sakit karena gas yang sangat intens. Aku disarankan untuk mengubah dietku dan minum obat untuk mengurangi kentut yang secara efektif menghentikan bisnisku," ujarnya lagi. (Aip)
