Print this page

Ratusan PPPK Tebing Tinggi Dilantik, Ini Pesan Wali Kota

Ratusan PPPK Tebing Tinggi Dilantik, Ini Pesan Wali Kota

detakbanten.com I TEBING TINGGI — Sebanyak 658 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Tahun Anggaran 2024 resmi dilantik oleh Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, dalam sebuah upacara yang berlangsung di GOR Asber Nasution, Jalan Gunung Leuser BP7, Jumat (18/7/2025).

Pelantikan ini menandai tonggak penting dalam perjalanan karier ratusan tenaga honorer yang kini resmi menyandang status Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa menjadi PPPK bukan sekadar status administratif, tetapi juga amanah besar yang menuntut kedisiplinan, loyalitas, dan kinerja maksimal.

"Kondisi ini memberikan konsekuensi logis bagi PPPK untuk terus meningkatkan kedisiplinan dalam budaya kerja sebagai salah satu bentuk kewajiban sekaligus melaksanakan amanat Peraturan Perundang-undangan,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Iman Irdian Saragih menyebutkan bahwa pelantikan ini adalah bagian dari upaya strategis Pemko Tebing Tinggi dalam memperkuat kualitas layanan publik melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

"Saya berharap PPPK yang baru dilantik menjadi ujung tombak pelayanan yang profesional dan berintegritas, serta mengambil peran aktif dalam membangun kota yang lebih baik,” katanya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tebing Tinggi, Syaiful Fahri, menjelaskan bahwa dari total 658 PPPK yang dilantik, terdiri atas:10 orang formasi guru, 52 orang formasi tenaga kesehatan dan 596 orang formasi teknis

Dari segi pendidikan, mayoritas PPPK merupakan lulusan SLTA sebanyak 395 orang, diikuti oleh lulusan D3 (98), S1 (152), SD (7), SLTP (4), dan S2 (2). Berdasarkan jenis kelamin, terdapat 376 laki-laki dan 282 perempuan.

Pelantikan ini mengacu pada Pasal 31 Peraturan BKN No. 18 Tahun 2020, yang merupakan perubahan atas Peraturan BKN No. 1 Tahun 2019 tentang teknis pengadaan PPPK.

Irpandi (45), salah satu PPPK dari RSUD dr. H. Kumpulan Pane, mengaku haru dan bahagia setelah penantian panjang sejak menjadi tenaga honorer pada 2007.

"Ini penantian panjang yang berujung manis. Campur aduk rasanya, senang, terharu, dan bangga,” ungkapnya. (ap).