Sana (45) salah seorang saksi mata yang juga sebagai Ketua RT 04/05 kampung Ulanica, kelurahan Karundang Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang, mengatakan, saat kejadian, pemilik rumah tengah beristirahat dan menonton televisi. Tiba-tiba terdengar benturan keras di bagian depan rumahnya.
"Ketika seluruh keluarga korban menghampiri suara benturan, ternyata bagian depan rumahnya telah hancur berantakan," katanya di lokasi kejadian.
Sejumlah warga yang mendengar benturan tersebut, berhamburan menghampiri rumah korban yang kemudian menjadi tontonan warga dan pengendara yang melintas. "Warga di sini juga langsung pada keluar rumah, dan bertanya mengenai peristiwa ini, serta meminta sopir kendaraan agar bertanggungjawab," jelasnya.
Saat dimintai keterangan warga, sang sopir beralasan menghindari sepeda motor yang keluar dari gang sekitar lokasi, hingga akhirnya menabrak rumah korban. Tetapi persoalan itu telah diselesaikan secara kekeluargaan, baik sopir maupun pemilik mobil akan bertanggungjawab penuh terhadap perbaikan rumah korban.
"Tadi memang ada petugas kepolisian yang datang. Tapi pulang lagi setelah menyaksikan perdamaian antara sopir dan keluarga korban," ungkapnya.
Sementara itu, saksi mata lainnya, Ridwan (40) mengatakan, kecelakaan itu diduga sopir ngantuk saat mengemudikan kendaraanya. "Ngantuk kayanya. Tidak ada motor, bahkan sebelum nyeruduk rumah nabrak tiang listrik duku sih," jelasnya.
Namun, sopir kendaraan pickup yang merupakan warga Pabuaran, Kabupaten Serang, Udin enggan diwawancarai mengenai kejadian tersebut.
