"Saya atas nama petani di Desa Bunar mengucapkan terima kasih atas dikeruknya saluran pembuang di area pesawahan di Desa Bunar," terang salah seorang petani bernama Bahrudin.
Bahrudin mengatakan, dirinya bersama ratusan petani berharap agar dilakukan penurapan, sehingga air bisa mengalir ke area pesawahan, karena selama ini air mampet dan tidak bisa mengairi sawah, akibatnya sudah 4 tahun para petani tidak bisa menanam padi.
"Kami berharap agar Kepala Desa Bunar bisa menyalurkan air dari sungai Cimanceri, karena selama ini pengelola yang merupakan ketua Poktan tidak aktif lagi, carikan solusi agar ada pergantian Ketua Poktan Bunar," terangnya.
Bahrudin menambahkan, dirinya sangat mengapresiasi peran media dalam menyampaikan keluhan para petani, sehingga dari keluhan tersebut langsung direspon oleh instansi terkait, dirinya berharap agar Dinas Binamarga Dan SDA terus melakukan pengecekan terhadap ketersediaan air bagi petani.
"Alhamdulillah, para petani pada senang melihat kondisi saluran aktif kembali, semoga kami bisa menanam padi kembali," tandasnya.
