Koordinator Siaga Bencana Satpol PP Tangsel, Badawi menyampaikan, pihaknya menyusuri Sungai Cisadane menggunakan motor tempel perahu LCR. Selain itu, Satpol PP memanfaatkan tiga unit perahu dan tifa set alat tangkap ular dan binatang melata besar.
"Sampai sejauh ini belom ada yg melihat langsung keberadaan buaya yang dimaksud," terang Badawi.
Menurut Badawi, penyusuran itu dimulai dari pengarungan etape pertama di Keranggan menuju Jagal Serpong melintasi Korcam dan Cipeucang.
Sepanjang pengarungan, Satpol PP Tangsel melakukan pendeteksian titik koordinat lokasi yang dicurigai, seperti delta sungai dan batu-batu karang yang menonjol di tengah aliran air.
