Menurut Jumadi, penyakit tersebut secara tiba-tiba menyerangnya, tanpa tahu penyebab. “Saya juga engga tau nih tiba-tiba muncul sendiri. Awalnya sih sedikit tapi kelamaan jadi banyak kaya gini,” ungkapnya, Jumat (6/2/2015).
Dengan penyakitnya itu, Jumadi mengaku kesulitan saat beraktivitas sehari-hari. "Kalau lagi Gatal-gatal dan berasa nyeri yang cukup kuat sehingga tidak bisa beraktivitas," jelasnya.
Selama ini Jumadi hanya berobat ke Puskesmas. Sempat pula ia menjalani operasi dengan bantuan kartu Jaminan Kesehatan Desa (Jamkesdes). “Pernah dioperasi sekali, tapi sekarang malah timbul lagi, dan bertambah banyak menyebar di tangan dan kaki. Saat ini saya akan dioperasi untuk kali kedua,” tuturnya.
Menanggapi hal itu, Kasi pelayanan Dasar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, Rahmat menjelaskan penyakit tersebut akibat pola hidup kurang sehat, sehingga virus dapat mudah masuk ke dalam tubuh penderita. “Sebenarnya kasus ini sih bukan gawat darurat, tapi dikarenakan menyebar ke seluruh tangan dan kaki jadinya ngeri dilihat,” katanya.
Kami, kata Rahmat, akan menindaklanjuti penyakit yang diderita Jumadi, kemudian akan dilakukan proses operasi yang kedua kalinya. “Biasanya penyakit kaya gini dilakukan bedah kecil aja, tapi kalau banyak dilakukan bedah sedang dan dilakukan pengobatan secara bertahap,” jelas Rahmat.
