Seratusan Rumah di Sergai Porak Poranda Diterjang Angin Puting Beliung

Detakbanten.com I SERDANG BEDAGAI - Angin puting beliung melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, pada Jumat sore, (23/5/2025).
Data diterima dari Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) kabupaten Serdang Bedagai. Untuk Kecamatan Tanjung Beringin, angin kencang menghantam Desa Tebing Tinggi dan Desa Pematang Terang.
Delapan rumah di Desa Tebing Tinggi mengalami kerusakan pada bagian atap, sementara di Desa Pematang Terang, 50 rumah mengalami kerusakan ringan dan dua rumah lainnya rusak parah.
Sementara itu, di Kecamatan Sei Bamban, tiga desa terdampak. Di Desa Sei Buluh, tiga rumah mengalami kerusakan pada atap.
Di Desa Sei Belutu, satu rumah mengalami kerusakan berat, dan di Desa Sei Bamban sendiri, sebelas rumah dilaporkan rusak, namun kondisi masih dalam tahap pengecekan lebih lanjut.
Sedangkan di Kecamatan Serba Jadi, angin kencang menerjang Desa Pulau Gambar sekitar pukul 14.20 WIB.
Sebanyak 15 rumah rusak, terdiri dari 9 rumah rusak berat dan 6 rumah rusak ringan. Warga terdampak telah dievakuasi ke rumah keluarga terdekat.
Terakhir, di Kecamatan Tebing Tinggi, dua desa turut mengalami kerusakan. Satu rumah di Desa Paya Mabar dilaporkan atapnya beterbangan.
Sementara di Desa Sei Priok, sebanyak 16 rumah mengalami kerusakan akibat puting beliung.
Plt Kalak BPBD Serdang Bedagai, Andurahman Purba menjelaskan, peristiwa yang terjadi dalam rentang waktu antara pukul 14.20 hingga 16.00 WIB ini menyebabkan kerusakan pada lebih dari 100 rumah warga.
"Lokasinya di tujuh desa yang tersebar di empat kecamatan, yakni Tanjung Beringin, Sei Bamban, Serba Jadi, dan Tebing Tinggi. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam bencana ini," ujarnyaujarnya, Sabtu (24/5/2025).
Sementara itu, Kadis Sosial, Arianto mengatakan, pihaknya akan segera menyerahkan bantuan sembako bagi warga terdampak bencana angin puting beliung.
"Siang ini bantuan sembako akan diserahkan kepada warga yang terdampak bencana angin puting beliung," bilangnya. (ap).

























