"Setelah saya melakukan peninjauan langsung, memang ada beberapa titik keretakan jalan. Makanya saya sudah mengintruksikan kontraktor untuk memperbaikinya dan sekarang (kemarin red) perbaikannya sudah dimulai," kata Abdullah saat peninjauan proyek betonisasi di Jalan Paseban, Selasa, (10/7/2018).
Abdullah menjelaskan, proyek betonisasi Jalan Paseban masih dalam proses pemeliharaan, artinya proyek tersebut masih menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana untuk memperbaiki keretakan jalan pada proyek betonisasi Jalan Paseban.
Menurut Abdullah dari hasil peninjauan langsung dirinya menduga keretakan proyek Jalan di Kampung Paseban yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 melalui pagu Kecamatan sebesar Rp 191.183.000 diakibatkan beberapa faktor diantaranya, tanah jalan tersebut labil dan saat proses pengecoran jalan dalam kondisi hujan sehingga membuat beton menjadi rapuh.
"Namum demikian, saya sudah mengintuksikan ke kontraktor untuk tetap memperbaikinya, " tuturnya.
Abdullah mengucapkan terimaksih kepada warga yang sudah menyampaikan aspirasi tentang proyek Jalan Paseban. Sebab, dengan tersampaikan aspirasi pihaknya jadi mengetahui kondisi proyek dilapangan. "Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat Sukadiri untuk bersama-sama membangun Sukadiri," ucapnya.
Sementara itu Direktur CV Cemerlang, Arif mengaku siap untuk memperbaiki beberapa keretakan jalan betonisasi di Kampung Paseban yang dilaksanakan oleh dirinya. Bahkan, dirinya siap bertanggungjawab bila ada temuan dari Inspektorat Kabupaten Tangerang.
"Saya siap memperbaiki proyek yang saya kerjakan karena masih dalam proses pemeliharaan. Artinya sudah menjadi tanggungjawab saya bila proyek yang saya kerjakan ada kekurangan," tutupnya.
