" Kami kemarin kamis (2/11/2017) sudah melakukan trauma healing agar siswa SMPN 1 Kosambi bisa kembali belajar dengan tenang tanpa dihantui rasa ketakutan," terang
Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Tangerang Dewi Sundari, kepada Detakbanten.com , Jum'at (3/11/2017) di Puspemkab Tigaraksa.
Menurutnya, bencana kebakaraan itu tidak hanya menimpa perusahaan dan lingkungan sekitar, namun juga para siswa- siswi SMPN 1 Kosambi. Karena itu, LPA menggelar Trauma Healing untuk Pelajar SMPN 1 Kosambi kemarin. Dijelaskannya, kegiatan tersebut untuk memompa semangat para pelajar agar bisa lebih giat lagi belajar, karena sebelumnya mengalami tragedi kebakaran yang terjadi berdekatan dengan sekolahnya.
"Dengan datangnya kami di tengah para pelajar, semoga bisa mengobati rasa trauma menjadi gembira dan kegiatan ini bekerjasama dengan seluruh pokja di masing-masing kecamatan, khusunya Kecamatan Kosambi," ucapnya.
Dewi mengatakan membentuk pokja di seluruh kecamatan bersama komunitas sosial yang peduli dan cinta terhadap anak anak dan mengadakan kegiatan Trauma Healing, misalnya dengan bermain bersama dan memberikan layanan psikologis bagi anak anak.
“Kami pun meminta kepada Pemerintah Daerah dan intansi terkait untuk memperhatikan para keluarga korban dan untuk kedepannya harus lebih teliti melakukan pengawasan, pemantauan ke beberapa perusahaan,” katanya.
