Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Kantor ATR/BPN Kota Tangsel, Harison Mocondopis, dalam kegiatan diskusi yang diadakan di kantor ATR/BPN Kota Tangsel, Serpong, Kamis (15/12/2022).
Harison mengatakan, untuk 2023 nanti sebanyak 5.400 bidang tanah yang akan disiapkan sertifkatnya itu tersebar di 54 kelurahan Kota Tangsel.
“Iya, pada 2023 nanti ada lagi program PTSL, setelah di tahun ini 500 sertifkat kita terbitkan. Dan kita targetkan untuk 2023 nanti ada sebanyak 5.400 sertifikat,” ungkapnya.
Harison juga meminta semua pihak termasuk awak media agar ikut serta mensosialisasikan program sertifikat PTSL tersebut kepada masyarakat luas.
“Kami berharap bantuan dari teman-teman media untuk ikut mengedukasi dan mensosialisasikan program ini, agar masyarakat menyiapkan seluruh persyaratan untuk PTSL tahun depan,” ujarnya.
Sedangkan untuk persyaratanya sendiri, Harison mengatakan tidak ada yang berubah dengan persyaratan pembuatan sertifikat PTSL pada tahun-tahun sebelumnya. Dimana yang paling utama ialah, masyarakat diharuskan menyiapakan alas hak atas bidang tanah tersebut.
“Persyaratanya tidak berubah, seperti dokumen perpajakan, identitas resmi, surat pernyataan dari kelurahan, dan yang paling pokok itu adalah alas hak,” ujarnya.
Disinggung apakah 5.400 sertifikat bidang tanah tersebut akan selesai selama satu tahun, Harison menjelaskan bahwa untuk penyelesaian target tersebut pihaknya sudah memperhitungkan untuk masuk ke dalam target satu tahun.
“Penargetan ini sudah kita perhitungakan, dan kami tentu optimis. Kalua pun nanti ada kendala-kendala saat pelaksanaannya kami akan lakukan penyesuaian target,” pungkasnya. (Dra).
