Menurut, Dewan Penasehat Kadin provinsi Banten, Tanto W. Arban menanggapi isu yang berkembang di publik terkait bagi bagi proyek, dirinya sangat yakin jika kadin Banten tidak pernah melakukan bagi bagi proyek seperti isu yang berkembang di publik. Hal tersebut tidak benar.
"Sebagai Dewan Penasehat, saya bertugas menasehati pengurus kadin, selain itu kadin merupakan wadah berkumpulnya seluruh pengusaha lokal dan kadin bertujuan melakukan pembinaan terhadap pengusaha lokal Banten agar dapat sejajar dengan pengusaha Nasional dan internasional." Katanya, saat di temui dalam pelantikan kadin Banten. Di Hotel Novotel, Tang City, Kota Tangerang tadi malam.
Tanto mengungkapkan bahwa tidak ada bagi bagi proyek yang di lakukan kadin selama ini, karena kadin Banten itu dekat ibu kota yang dimana isi dewan penasehatnya pun banyak dari berbagai kalangan penegak hukum.
"Tidak benar kadin bagi bagi proyek. Apalagi dalam struktur dewan penasehat kadin banyak di isi oleh penegak hukum dan birokrasi." ungkapnya.
Pria yang juga duduk sebagai anggota DPRD Banten ini juga berharap, kedepan kadin lebih fokus pada wilayah pembinaan dan pengembangan pengusaha lokal agar dapat menjadi raja di daerahnya sendiri.
"Mudah-mudahan dengan kepemimpinan Mulyadi Jayabaya dalam tubuh Kadin Banten dapat membina dan mengembangkan pengusaha lokal agar dapat sejajar dengan pengusaha nasional dan Internasional serta jadi raja di daerahnya sendiri." Tandasnya.
