Redaksi
detakbanten.com, SERDANG BEDAGAI - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT Surya Jaya Agung membagikan ratusan paket minuman kepada warga di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara.
Kegiatan sosial ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan bergerak pengolahan batu bata hitam terhadap masyarakat sekitar, Selasa (10/3/2026).
Direktur PT Surya Jaya Agung, Siswanto Tam didampingi Manager Deni mengatakan, pembagian paket minuman tersebut merupakan tradisi tahunan perusahaan dalam menyambut Idulfitri sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.
“Paket ini kami berikan kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian perusahaan menjelang Idulfitri. Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat dalam menyambut hari raya,” ujar Siswanto Tam.
Ia menjelaskan, PT Surya Jaya Agung merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan batu bata hitam dengan bahan baku dari daur ulang sisa pembakaran batubara.
Perusahaan tersebut juga turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar karena mempekerjakan sekitar seratus karyawan yang sebagian besar berasal dari warga setempat.
Salah seorang warga, Nek Sarinem mengaku senang menerima bantuan paket sirup dari PT Surya Jaya Agung menjelang Hari Raya Idulfitri. Ia mengatakan bantuan tersebut akan digunakan saat perayaan lebaran bersama keluarga.
“Senang dapat sirup untuk lebaran. Semoga perusahaan tetap berjalan lancar sehingga bantuan seperti ini bisa terus berlanjut,” ungkapnya.
Hal serupa juga disampaikan Suwarno. Ia menuturkan bahwa setiap tahun perusahaan tersebut rutin berbagi kepada masyarakat maupun masjid yang berada di sekitar lingkungan perusahaan.
“Setiap mau lebaran perusahaan selalu berbagi dengan warga sekitar. Bantuan ini tentu sangat membantu, terutama bagi warga yang kurang mampu,” katanya.
Dengan adanya kegiatan berbagi tersebut, masyarakat Sergai berharap hubungan baik antara perusahaan dan warga sekitar dapat terus terjalin serta membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.(ap).
Teks foto: Direktur PT Surya Jaya Agung, Siswanto Tam menyerahkan bantuan paket Idulfitri kepada warga sekitar.
detakbanten.com, TANGERANG -- Ratusan rumah di perumahan Graha Arta Sepatan ( GAS) Desa Gintung Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang Banten mendadak banjir pada Minggu (8/3/2026) akibat meluapnya sungai Cirarab di wilayah tersebut, hujan yang terus mengguyur selama 24 jam tersebut mengakibatkan rumah terendam hingga sedengkul orang dewasa.
Warga Perumahan Graha Arta Sepatan (GAS) Ardi mengatakan, hujan deras yang tidak terhenti mengakibatkan sungai Cirarab meluap dan air langsung memasuki rumah di Perumahan GAS desa Gintung Kecamatan Sukadiri, warga terkejut apalagi saat ini warga sedang melakukan puasa Ramadhan.
" Kami berharap agar dinas terkait atau pihak dari aparat kecamatan atau desa melihat kondisi warga Perumahan GAS,"terang Ardi saat dihubungi wartawan, Senin ( 9/3/2026).
Sementara pantauan dilapangan, selain itu banjir juga melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang diantaranya, Kelurahan Bencongan Kecamatan Kelapa Dua, Desa Margasari, Desa Cisereh, Desa Pasir Bolang Kecamatan Tigaraksa, Perumahan Mutiara Tanjakan Desa Tanjakan, Perumahan Villagio Residence Desa Jambu Karya, Perumahan Royal Residence Desa Sukatani Kecamatan Rajeg.
Selain itu Desa Pasillian Kecamatan Kronjo, Perumahan Villa Tomang Desa Gelam Jaya Kecamatan Pasar Kemis, perumahan Prima Desa Karet Kecamatan Sepatan, Ponpes Modern Subulussalam Desa Kresek , Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek, Desa Sindang Panon Kecamatan Sindang Jaya, perumahan Samawa Desa Jati Mulya Kecamatan Sepatan Timur, perumahan Di Desa Kadu Jaya Kecamatan Curug, Perumahan Taman cikande dan kampung parung ceuri desa cikande, serta Kampung babakan dan kampung kaman desa pasir Gintung Kecamatan Jayanti.
detakbanten.com, Tanjungbalai - Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina hadiri perayaan Cap Go Meh bertempat di halaman Vihara Tri Ratna, Jalan Asahan, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Selasa malam (3/3/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mengucapkan selamat merayakan Cap Go Meh Tahun 2026 kepada seluruh umat dan masyarakat Tionghoa di Kota Tanjungbalai. Semoga perayaan Cap Go Meh tahun ini membawa keberkahan, kebahagiaan, kesehatan, serta semangat baru dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara.
Lanjut Fadly , Cap Go Meh bukan penutup dari rangkaian perayaan tahun baru Imlek, tetapi juga memiliki makna yang sangat dalam yaitu sebagai simbol rasa syukur, harapan akan kehidupan yang lebih baik, serta momentum mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan.
“Sebagai Kota yang majemuk, Tanjungbalai terdiri dari beraneka ragam suku, agama, budaya dan ras. Perayaan Cap Go Meh ini adalah salah satu bukti nyata bahwa keberagaman yang kita miliki bukanlah penghalang melainkan kekuatan untuk membangun Tanjungbalai yang rukun, damai dan harmonis,” ujar Wakil Wali Kota.
Pemko Tanjungbalai senantiasa berkomitmen untuk menjaga dan merawat nilai-nila toleransi, saling menghormati, serta kebersamaan antarumat beragama. Kami berharap, melalui perayaan ini semangat persatuan dan persaudaraan semakin kokoh ditengah masyarakat, tegasnya
“Semoga perayaan Cap Go Meh tahun ini membawa keberkahan, kebahagiaan, kesehatan dan semangat baru dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” harapnya
Fadly Wakil juga menekankan selain memiliki nilai spiritual dan budaya, perayaan cap go meh juga berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor pariwisata lokal.
“Oleh karenanya, kami sangat mendukung penuh kegiatan-kegiatan budaya yang memperkuat identitas kota serta mempererat persatuan masyarakat Tanjungbalai," tutup Wakil Wali Kota Muhammad Fadly.
detakbanten.com, TANGSEL-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, melarang penggunaan kendaraan dinas selama musim libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kendaraan dinas dilarang dipakai untuk keperluan mudik Lebaran.
"Ya, saya sudah instruksikan kendaraan dinas baik roda dua maupun roda empat tidak boleh digunakan untuk mudik," kata Benyamin di Puspemkot Tangsel, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, bagi pegawai yang tidak memiliki garasi, kendaraan dinas dapat disimpan di gedung parkir Puspemkot Tangsel. Gedung parkir berlantai delapan tersebut dinilai mampu menampung banyak kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Benyamin menegaskan, setiap kendaraan dinas yang hendak disimpan di gedung parkir harus berkoordinasi dengan Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Tangsel agar pengamanan dapat dilakukan dengan baik.
"Kenapa demikian, karena mobil itu digunakan untuk kepentingan dinas. Mudik itu kepentingan pribadi," tegasnya.
Ia meyakini para aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawai di lingkungan Pemkot Tangsel dapat mematuhi aturan tersebut. Jika ada yang melanggar, maka akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
Terkait sistem pengawasan, Benyamin mengatakan dirinya telah meminta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan pendataan sekaligus pengawasan terhadap kendaraan dinas.
"Didata siapa yang memegang kendaraan dinas dan siapa yang akan mudik. Apalagi ini libur panjang," ujarnya.
detakbanten.com, Tanjungbalai – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kota Tanjungbalai, Saufi Simangunsong, S.H., menegaskan bahwa silaturahmi yang dilakukan bersama Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Asahan merupakan wujud persaudaraan dan sinergitas antara insan pers dan aparat penegak hukum, Selasa (3/3/2026).
Menurut Saufi, hubungan harmonis antara PWI dan Kejaksaan menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang sehat serta memperkuat peran pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.
“Kehadiran kami ini adalah bentuk silaturahmi dan sinergitas. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Asahan atas dukungan dan komitmennya dalam memperkuat peran pers sebagai mitra,” ujar Saufi.
Momentum silaturahmi tersebut juga bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional 2026 yang mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.”
PWI Tanjungbalai menilai dukungan Kejaksaan menjadi bagian penting dalam menjaga independensi dan profesionalitas pers, sekaligus memperkuat supremasi hukum melalui fungsi kontrol sosial yang beretika.
Saufi menambahkan, sinergi antara pers dan Kejaksaan diharapkan terus terjalin secara solid demi terciptanya transparansi, keadilan, serta edukasi hukum kepada masyarakat.
“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Teruslah pers menjadi penjaga nurani publik dan pilar demokrasi Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Asahan, Bobon Robiana, S.H., M.H., menyambut hangat kunjungan dan silaturahmi dari PWI Kota Tanjungbalai.
Ia menegaskan pentingnya kemitraan yang konstruktif antara Kejaksaan dan insan pers dalam menyampaikan informasi hukum yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasi Intelijen Juergen Panjaitan bersama jajaran staf intelijen Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Asahan, dalam suasana penuh keakraban dan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi ke depan.
detakbanten.com, Serang - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Serang (DPRD Kabupaten Serang) dari Fraksi Partai Demokrat, Azwar Anas, melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan Kedua Tahun 2025–2026 di Desa Said Muncang, wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kabupaten Serang.
Kegiatan reses ini menjadi ajang bagi wakil rakyat untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.
Dalam pertemuan tersebut, warga Desa Said Muncang menyampaikan sejumlah usulan prioritas, di antaranya perbaikan infrastruktur jalan, penerangan jalan umum (PJU), serta peningkatan lapangan pekerjaan.
Azwar Anas mengatakan bahwa kondisi jalan di wilayah tersebut memang banyak yang mengalami kerusakan cukup parah, sehingga menjadi perhatian utama untuk segera diperbaiki. Ia memastikan bahwa perbaikan jalan itu telah diupayakan melalui anggaran aspirasi pada tahun 2026.
“Aspirasinya masyarakat minta dibangunkan jalan. Memang wilayah itu jalannya ada yang rusak, parah, dan memang sudah saya anggarkan. Sudah saya dorong pakai aspirasi saya di tahun 2026 ini. Insya Allah akan dibangun di tahun ini,” ujar Azwar Anas. Senin (2/3/2026).
Selain persoalan jalan, warga juga mengeluhkan minimnya penerangan di beberapa titik jalan, terutama di jalur menuju kawasan Pemkab Serang. Kondisi tersebut dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
“Jalan yang arah ke Pemkab itu tidak ada penerangan. Mereka minta penerangan, karena kalau mau ke Cang itu dekat Pemkab, tapi gelap sekali jalannya,” jelasnya.
Politisi Partai berlambang mercy itu juga menyampaikan bahwa selain infrastruktur dan penerangan, masyarakat berharap adanya solusi terkait ketersediaan lapangan kerja di wilayahnya.
Ia menegaskan akan terus memperjuangkan aspirasi tersebut agar mendapat perhatian pemerintah daerah.
“Selain jalan dan penerangan, warga juga menyampaikan masalah lapangan kerja. Itu juga akan kami dorong untuk dicarikan solusinya,” tambahnya.
Azwar Anas menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian penting dari tugas anggota dewan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
Ia berharap aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan program nyata dan memberikan manfaat langsung bagi warga.
Kegiatan reses diakhiri dengan dialog dan diskusi interaktif antara masyarakat dan Azwar Anas. Warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kepedulian anggota DPRD tersebut yang rutin turun langsung ke lapangan untuk mendengar aspirasi mereka.
Dengan adanya komitmen ini,
diharapkan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Serang, khususnya di wilayah Dapil 2, dapat semakin merata dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
detakbanten.com, KOTA CILEGON - Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan Al Khairiyah dan pendirinya Brigjen KH Syam’un yang juga pahlawan nasional, memiliki sejarah besar dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. Di bidang pendidikan, saat ini Pemerintah Provinsi Banten telah melaksanakan Program Pendidikan Gratis.
Hal ini disampaikan Andra Soni pada Syirafah (Syiar Ramadan Al Khairiyah) yang diselenggarakan di Universitas Al Khairiyah Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Sabtu (28/2/2026).
“Syiar Ramadan Al Khairiyah di bulan Ramadan sebagai bulan yang penuh keberkahan, mengajarkan kita tentang kepedulian, serta penguatan ukhuwah Islamiyah,” ungkap Andra Soni.
“Brigjen KH Syam'un, pahlawan nasional dari Banten sangat konsen pada sektor pendidikan,” tambahnya.
Andra Soni mengaku takjub atas perjuangan KH Syam’un pada tahun 1925 mendirikan pesantren salafi, Madrasah Al Khairiyah yang kini dikenal Universitas Al Khairiyah.
Andra Soni menegaskan, beberapa hari ini Pemerintah Provinsi Banten keliling Safari Ramadan, “Kita diberi penghormatan oleh masyarakat luar biasa, dimana-mana kita bisa disambut, padahal kita tahu tidak semua hal sudah kita kerjakan, masih banyak hal-hal yang belum kita kerjakan,” ungkapnya
“Maka kita harus membalas penghormatan tersebut dengan kerja-kerja nyata, kerja-kerja dengan integritas untuk mewujudkan Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi", tegas Andra.
Andra menjelaskan, pada tahun 2025 Pemprov Banten telah memulai program sekolah gratis untuk SMA, SMK, SKh yang ada di provinsi Banten. “Ini juga merupakan bagian dari perjuangan kita bagian dari perjuangan aulia untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Cilegon dan Provinsi Banten,” jelasnya.
“Alhamdulillah kurang lebih sekitar 60.730 anak-anak kita mengikuti program sekolah gratis, yang Insya Allah tahun ini akan meningkat dan kita akan menyasar anak-anak yang dari sekolah agama,” tambah Andra Soni.
Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga mohon doa dan dukungan dalam pengusulan Ki Wasyid sebagai pahlawan nasional.
Sementara Ketua Umum PB Al Khairiyah, KH. Ali Mujahidin mengapresiasi dengan baik dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten untuk memberikan support dan semangat kepada para generasi muda mahasiswa dalam rangka menjalankan Syiar Ramadan Al Khairiyah.
Hal senada juga diungkap Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo mengucapkan terimakasih kepada Al Khairiyah yang sudah melakukan kontribusi yang sangat baik untuk Kota Cilegon, Provinsi Banten.
“Insya Allah kami siap sinergi dengan apa yang sudah dikerjakan oleh Pemprov Banten. terutama program-program Gubernur dan Wakil Gubernur Banten,” ujarnya.
Sebagai informasi, Pemprov Banten menyalurkan berbagai bantuan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan saat Safari Ramadan. Bantuan tersebut diberikan kepada masjid, pondok pesantren, guru ngaji dan bantuan pendidikan, serta alat bantu untuk disabilitas berupa tongkat ketiak dan kursi roda. (Zal)
detakbanten.com, Tanjungbalai (Sumut) – Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali dirasakan manfaatnya secara nyata. Pada Minggu siang (01/03), Sat Polairud Polres Tanjung Balai melaksanakan aksi "Polisi Penolong Masyarakat" di wilayah perairan Tanjung Balai Asahan.
Sekitar pukul 14.00 WIB, personel Sat Polairud, Aiptu S. Butar-Butar, S.H., yang sedang berpatroli menemukan nelayan yang membutuhkan bantuan di tengah laut. Tanpa menunda waktu, petugas langsung memberikan pertolongan teknis guna memastikan keselamatan dan kelancaran aktivitas nelayan tersebut.
Kapolres Tanjung Balai melalui Kasat Polairud, AKP M. Tanjung, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, terutama di wilayah hukum perairan.
"Kami ingin memastikan bahwa para nelayan merasa aman dan nyaman saat mencari nafkah. Jika ada kendala di laut, personel kami siap siaga memberikan bantuan," ujar AKP M. Tanjung.
Tanjungbalai (Sumut)– Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali dirasakan manfaatnya secara nyata. Pada Minggu siang (01/03), Sat Polairud Polres Tanjung Balai melaksanakan aksi "Polisi Penolong Masyarakat" di wilayah perairan Tanjung Balai Asahan.
Sekitar pukul 14.00 WIB, personel Sat Polairud, Aiptu S. Butar-Butar, S.H., yang sedang berpatroli menemukan nelayan yang membutuhkan bantuan di tengah laut. Tanpa menunda waktu, petugas langsung memberikan pertolongan teknis guna memastikan keselamatan dan kelancaran aktivitas nelayan tersebut.
Kapolres Tanjung Balai melalui Kasat Polairud, AKP M. Tanjung, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, terutama di wilayah hukum perairan.
"Kami ingin memastikan bahwa para nelayan merasa aman dan nyaman saat mencari nafkah. Jika ada kendala di laut, personel kami siap siaga memberikan bantuan," ujar AKP M. Tanjung.
detakbanten.com, TANGERANG -- Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Bimo Mahfudz fudianto sikapi pemecatan dua Jaro di Desa Pematang Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang, hal tersebut dikatakan anggota DPRD kabupaten Tangerang Bimo saat dimintai tanggapannya terkait pemecatan dua Jaro tersebut.
" Saat pemberitaan mencuat, saya langsung melakukan komunikasi dengan Camat Tigaraksa untuk segera mengklarifikasi terkait informasi pemecatan dua Jaro di Desa Pematang,"kata Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Bimo, Senin (2/3/2026).
Dari hasil komunikasinya, Bimo mendesak agar Camat Tigaraksa segera memanggil Kades Pematang untuk dimintai klarifikasi terkait ramainya pemberitaan tersebut, Bimo berharap agar Kepala Desa Pematang bisa melakukan dialog dan mencari solusi terbaik agar permasalahan pemecatan Ke 2 Jaro tidak menjadi bias.
" Intinya saya berharap agar kedua pihak bisa duduk bersama, karena kedua jaro merasa memiliki surat keputusan ( SK) yang masih berlaku, dan biar clear kedua belah pihak duduk bersama agar tidak terjadi miskomunikasi,"tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Sementara Kepala Desa Pematang Suharna saat dikonfirmasi melalui Handphonenya membantah melakukan pemecatan terhadap dua perangkat desa Jaro Abak dan Ahmad Yani, menurutnya saat bulan Agustus 2025 lalu, dirinya telah memanggil kedua jaro tersebut dan harus memilih salah satunya, karena keduanya bekerja di perusahaan swasta, terkait unsur politis juga tidak, intinya pergantian dua Jaro ini mengikuti aturan yang ada.
" Kan sekarang ada aturan mau pemberkasan nomor induk perangkat desa ( NIPD), jadi harus memilih, apa mau jadi Perangkat desa atau pegawai swasta,"terangnya.
detakbanten.com, Tangsel - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bakal memberikan tindakan tegas kepada perusahaan gudang pestisida di Kawasan Industri Taman Tekno Kecamatan Setu yang alami kebakaran dan cemari Kali Jaletreng. Tindakan tegas diberikan jika Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dan dokumen perizinan lain tak sesuai dengan ketentuan.
Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan usai meninjau langsung gudang pestisida yang hangus terbakar dan residu zat kiminya cemari Kali Jaletreng hingga bermuara ke Sungai Cisadane, Kamis, 12 Februari 2026.
“Bagi siapapun yang tidak melaporkan dan PBG-nya tidak sesuai, Sertifikat Laik Fungsinya tidak sesuai dengan penggunaannya itu bisa dilakukan penutupan gedung, walaupun izinnya OSS itu di pusat,” kata Pilar.
Pilar menuturkan, dari hasil pemeriksaan langsung di gudang pestisida tersebut, pihaknya menemukan tidak adanya proteksi kebakaran pasif dan aktif di tempat penyimpanan zat kimia berbahaya.
“Nanti terkait perizinannya, dicabut atau tidak, kami koordinasi kepada pemerintah pusat untuk melakukan evaluasi. Bisa sampai pencopotan karena ini sudah memberikan dampak negatif untuk lingkungan, masyarakat, dan ekologi juga,” tutur Pilar.
Pilar juga meminta, persoalan kebakaran dan kesesuain perizinan gudang pestisida itu diusut tuntas oleh aparat penegak hukum.
“Menurut saya ya kalau ini memang menyalahi, ya harus ditutup secara permanen,” tegas Pilar.
Di samping itu, Pilar juga berfokus pada pemulihan lingkungan dan ekologi di aliran Kali Jaletreng yang bermuara ke Sungai Cisadane. Langkah cepat yang dilakukan yakni dengan pengujian kandungan zat kimia hingga menetralisir kandungan kimia yang mengendap di dalam air. Salah satunya dengan menaburkan nano karbon aktif untuk mengikat zat kimia yang mengendam di dalam air.
Tak hanya itu, Pemkot Tangsel juga menyiagakan petugas kesehatan melalui petugas Ngider Sehat Dinas Kesehatan Kota Tangsel untuk berikan layanan kesehatan ke rumah masyarakat yang terdampak setelah konsumsi ikan yang tercemar zat kimia.
“Kita akan pantau terus, tadi yang kesehatan, masalah air bersih, itu akan menjadi concern kami dalam beberapa waktu ke depan. Sambil pengecekan secara berkala kualitas air dari hari ke harinya, apakah ada perbaikan atau tidak. Supaya kita tahu langkah berikutnya,” papar Pilar.



































