Items filtered by date: Monday, 02 March 2026

detakbanten.com, KOTA CILEGON - Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan Al Khairiyah dan pendirinya Brigjen KH Syam’un yang juga pahlawan nasional, memiliki sejarah besar dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. Di bidang pendidikan, saat ini Pemerintah Provinsi Banten telah melaksanakan Program Pendidikan Gratis.

Hal ini disampaikan Andra Soni pada Syirafah (Syiar Ramadan Al Khairiyah) yang diselenggarakan di Universitas Al Khairiyah Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Sabtu (28/2/2026).

“Syiar Ramadan Al Khairiyah di bulan Ramadan sebagai bulan yang penuh keberkahan, mengajarkan kita tentang kepedulian, serta penguatan ukhuwah Islamiyah,” ungkap Andra Soni.

“Brigjen KH Syam'un, pahlawan nasional dari Banten sangat konsen pada sektor pendidikan,” tambahnya.

Andra Soni mengaku takjub atas perjuangan KH Syam’un pada tahun 1925 mendirikan pesantren salafi, Madrasah Al Khairiyah yang kini dikenal Universitas Al Khairiyah.

Andra Soni menegaskan, beberapa hari ini Pemerintah Provinsi Banten keliling Safari Ramadan, “Kita diberi penghormatan oleh masyarakat luar biasa, dimana-mana kita bisa disambut, padahal kita tahu tidak semua hal sudah kita kerjakan, masih banyak hal-hal yang belum kita kerjakan,” ungkapnya

“Maka kita harus membalas penghormatan tersebut dengan kerja-kerja nyata, kerja-kerja dengan integritas untuk mewujudkan Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi", tegas Andra.

Andra menjelaskan, pada tahun 2025 Pemprov Banten telah memulai program sekolah gratis untuk SMA, SMK, SKh yang ada di provinsi Banten. “Ini juga merupakan bagian dari perjuangan kita bagian dari perjuangan aulia untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Cilegon dan Provinsi Banten,” jelasnya.

“Alhamdulillah kurang lebih sekitar 60.730 anak-anak kita mengikuti program sekolah gratis, yang Insya Allah tahun ini akan meningkat dan kita akan menyasar anak-anak yang dari sekolah agama,” tambah Andra Soni.

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga mohon doa dan dukungan dalam pengusulan Ki Wasyid sebagai pahlawan nasional.

Sementara Ketua Umum PB Al Khairiyah, KH. Ali Mujahidin mengapresiasi dengan baik dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten untuk memberikan support dan semangat kepada para generasi muda mahasiswa dalam rangka menjalankan Syiar Ramadan Al Khairiyah.

Hal senada juga diungkap Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo mengucapkan terimakasih kepada Al Khairiyah yang sudah melakukan kontribusi yang sangat baik untuk Kota Cilegon, Provinsi Banten.

“Insya Allah kami siap sinergi dengan apa yang sudah dikerjakan oleh Pemprov Banten. terutama program-program Gubernur dan Wakil Gubernur Banten,” ujarnya.

Sebagai informasi, Pemprov Banten menyalurkan berbagai bantuan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan saat Safari Ramadan. Bantuan tersebut diberikan kepada masjid, pondok pesantren, guru ngaji dan bantuan pendidikan, serta alat bantu untuk disabilitas berupa tongkat ketiak dan kursi roda. (Zal)

Published inCilegon

detakbanten.com, Tanjungbalai (Sumut) – Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali dirasakan manfaatnya secara nyata. Pada Minggu siang (01/03), Sat Polairud Polres Tanjung Balai melaksanakan aksi "Polisi Penolong Masyarakat" di wilayah perairan Tanjung Balai Asahan.

Sekitar pukul 14.00 WIB, personel Sat Polairud, Aiptu S. Butar-Butar, S.H., yang sedang berpatroli menemukan nelayan yang membutuhkan bantuan di tengah laut. Tanpa menunda waktu, petugas langsung memberikan pertolongan teknis guna memastikan keselamatan dan kelancaran aktivitas nelayan tersebut.

Kapolres Tanjung Balai melalui Kasat Polairud, AKP M. Tanjung, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, terutama di wilayah hukum perairan.

"Kami ingin memastikan bahwa para nelayan merasa aman dan nyaman saat mencari nafkah. Jika ada kendala di laut, personel kami siap siaga memberikan bantuan," ujar AKP M. Tanjung.

Tanjungbalai (Sumut)– Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali dirasakan manfaatnya secara nyata. Pada Minggu siang (01/03), Sat Polairud Polres Tanjung Balai melaksanakan aksi "Polisi Penolong Masyarakat" di wilayah perairan Tanjung Balai Asahan.

Sekitar pukul 14.00 WIB, personel Sat Polairud, Aiptu S. Butar-Butar, S.H., yang sedang berpatroli menemukan nelayan yang membutuhkan bantuan di tengah laut. Tanpa menunda waktu, petugas langsung memberikan pertolongan teknis guna memastikan keselamatan dan kelancaran aktivitas nelayan tersebut.

Kapolres Tanjung Balai melalui Kasat Polairud, AKP M. Tanjung, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, terutama di wilayah hukum perairan.

"Kami ingin memastikan bahwa para nelayan merasa aman dan nyaman saat mencari nafkah. Jika ada kendala di laut, personel kami siap siaga memberikan bantuan," ujar AKP M. Tanjung.

Published inSumatera

detakbanten.com, TANGERANG -- Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang Bimo Mahfudz fudianto sikapi pemecatan dua Jaro di Desa Pematang Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang, hal tersebut dikatakan anggota DPRD kabupaten Tangerang Bimo saat dimintai tanggapannya terkait pemecatan dua Jaro tersebut.

" Saat pemberitaan mencuat, saya langsung melakukan komunikasi dengan Camat Tigaraksa untuk segera mengklarifikasi terkait informasi pemecatan dua Jaro di Desa Pematang,"kata Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Bimo, Senin (2/3/2026).

Dari hasil komunikasinya, Bimo mendesak agar Camat Tigaraksa segera memanggil Kades Pematang untuk dimintai klarifikasi terkait ramainya pemberitaan tersebut, Bimo berharap agar Kepala Desa Pematang bisa melakukan dialog dan mencari solusi terbaik agar permasalahan pemecatan Ke 2 Jaro tidak menjadi bias.

" Intinya saya berharap agar kedua pihak bisa duduk bersama, karena kedua jaro merasa memiliki surat keputusan ( SK) yang masih berlaku, dan biar clear kedua belah pihak duduk bersama agar tidak terjadi miskomunikasi,"tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Sementara Kepala Desa Pematang Suharna saat dikonfirmasi melalui Handphonenya membantah melakukan pemecatan terhadap dua perangkat desa Jaro Abak dan Ahmad Yani, menurutnya saat bulan Agustus 2025 lalu, dirinya telah memanggil kedua jaro tersebut dan harus memilih salah satunya, karena keduanya bekerja di perusahaan swasta, terkait unsur politis juga tidak, intinya pergantian dua Jaro ini mengikuti aturan yang ada.

" Kan sekarang ada aturan mau pemberkasan nomor induk perangkat desa ( NIPD), jadi harus memilih, apa mau jadi Perangkat desa atau pegawai swasta,"terangnya.

Published inKabupaten Tangerang

 

 

Go to top