Ahmad Suhud warga Desa Taban Kecamatan Jambe mengatakan, hadirnya perumahan Azalea Garden tahap dua ini dinilai warga masyarakat sekitar menimbulkan dampak pengrusakan lingkungan, pasalnya dilokasi tersebut ada sebuah sungai yang rusak karena adanya kegiatan proyek perataan tanah.
"Kami sebagai warga masyarakat Desa Taban sangat menyesalkan dengan adanya proyek lanjutan perumahan Azalea Garden tahap dua ini yang mengakibatkan rusaknya aliran sungai yang berdekatan dengan wilayah kami " ujar Ahmad Suhud warga sekitar lokasi proyek pembangunan perumahan Azalea Garden, Rabu (3/8/2022).
Kata Suhud, bila persoalan ini tidak secepatnya diatasi, di khawatirkan jika musim penghujan tiba akan terjadi banjir.
"Ancaman banjir bisa terjadi dan akan meluap ke sawah yang lokasinya berada tak jauh dari lokasi proyek Azalea Garden tahap dua ini," ujarnya.
Selain itu, warga juga menduga kegiatan proyek perluasan pembangunan perumahan berada di Desa Taban itu, belum mengantongi perizinan.
"Pihak developer harus bertanggung jawab akan hal ini agar dampaknya tidak menjadi luas. Sampai saat ini pihak developer belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait perizinan dan sekaligus adanya sungai yang menjadi rusak akibat kegiatan perataan tanah di lokasi tersebut," terang pria asal Taban Jambe ini.
Hal ini akan kami laporkan kepada pihak kecamatan Jambe dan juga dinas terkait, kami berharap adanya klarifikasi dari pihak terkait khususnya Azalea Garden tentang semua masalah ini agar tidak berlarut-larut. (Han/ Day)
